Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Disperpa Badung Kembangkan Satu Hektare Bawang Merah di Munggu

I Komang Gede Doktrinaya • Rabu, 14 Juni 2023 | 00:56 WIB
BAWANG : Kadisperpa Badung I Wayan Wijana saat menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pengembangan bawang merah kepada petani di Bale Subak Munggu, Senin (12/6).  Ist
BAWANG : Kadisperpa Badung I Wayan Wijana saat menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pengembangan bawang merah kepada petani di Bale Subak Munggu, Senin (12/6). Ist
MANGUPURA, BALI EXPRESS - Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Badung melaksanakan program pengembangan bawang merah seluas satu hektare di Subak Munggu, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi. Tanaman tersebut dipilih karena dianggap sebagai salah satu komoditi pertanian yang seringkali memicu terjadinya inflasi. Untuk itu, pihak Dinas Pertanian Badung mendorong minat petani mengembangkan budi daya bawang merah.

Kadisperpa Kabupaten Badung I Wayan Wijana pun telah menyerahkan berbagai bantuan sarana dan prasarana pengembangan bawang merah kepada petani di Bale Subak Munggu, Senin (12/6). Dalam penyerahan ini juga dilakukan pembinaan terhadap petani.

Photo
Photo
BANTUAN : Kadisperpa Badung I Wayan Wijana saat menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pengembangan bawang merah kepada petani di Bale Subak Munggu, Senin (12/6). Ist

“Minat masyarakat untuk menanam bawang merah selama ini masih sangat rendah. Hal itu disebabkan karena biaya produksi bawang merah yang cukup mahal, ongkos pemeliharaan yang tinggi. Bawang juga rentan terhadap serangan hama dan juga faktor musim, serta pengetahuan dan pengalaman petani dalam budi daya bawang merah masih kurang,” ujar Wijana.

Untuk itu, pihaknya sejak tahun 2022 lalu menjalin kerjasama pendampingan dengan BPTP Bali. Hal ini termasuk mengembangkan denplot bawang merah di Subak Sengempel sebagai media edukasi kepada petani. Ternyata setelah kerjasama dan demplot itu hasilnya cukup bagus.

Berdasarkan data neraca pangan, kebutuhan bawang merah di Badung cukup tinggi 1.800 ton/tahun sedangkan produksinya masih kecil sekitar 530 kg/tahun. Apabila kegiatan di subak Munggu ini berhasil, pihaknya juga akan mengembangkan di subak lainnya sejalan dengan kegiatan pengembangan cabai rawit, jagung dan kedele yang juga telah dirancang dilaksanakan tahun ini. “Kita akan lakukan juga di subak lainnya,” kata Wijana.

  Editor : I Komang Gede Doktrinaya
#Disperpa Badung #Kembangkan Satu Hektare Bawang Merah #inflasi #bantuan sarana dan prasarana #Bale Subak Munggu #Kadisperpa Badung I Wayan Wijana #pengembangan bawang merah