Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tetap Pertahankan Bangunan Lama, Atap Pasar Seni Guwang Akan Direvitalisasi

I Dewa Gede Rastana • Kamis, 22 Juni 2023 | 20:38 WIB
PERBAIKAN : Pasar Seni Guwang yang akan direvitalisasi karena banyak atap yang bocor.
PERBAIKAN : Pasar Seni Guwang yang akan direvitalisasi karena banyak atap yang bocor.

 

GIANYAR, BALI EXPRESS – Pasar Seni Guwang di Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Gianyar akan direvitalisasi dalam waktu dekat ini. Maklum saja, bangunan pasar seni itu sudah berusia 22 tahun dan bangunannya sudah mulai tidak representatif.

Bendesa Adat Desa Guwang, Ketut Karben Wardana menjelaskan bahwa bangunan Pasar Seni Guwang sudah berusia 22 tahun dan atapnya yang berbahan asbes sudah mulai banyak yang bocor. “Akhirnya kita memang sepakati untuk melakukan revitalisasi dengan anggaran yang bersumber dari hibah Bupati Gianyar,” ujarnya Kamis (22/6).

Namun memang revitalisasi yang dilakukan hanya sebatas pada atap bangunan saja. Karena ia menyebutkan jika revitalisasi itu baru tahap pertama dan dipastikan akan ada revitalisasi tahap berikutnya. “Ini baru tahapan pertama dan nanti akan ada revitalisasi tahap kedua yaitu pada taman dan akan ada plaza nanti didepannya,” paparnya.

Lebih lanjut dirinya menambahkan jika revitalisasi Pasar Seni Guwang ini pekerjaannya akan dimulai tanggal 17 Juli 2023 mendatang. Sehingga sebelumnya akan dilakukan pengosongan bangunan pasar itu. Revitalisasi akan membutuhkan waktu 4 bulan dengan anggaran Rp 3,8 Miliar. “Total ada kurang lebih 600 pedagang di Pasar Seni Guwang dan pengosongan pasar dimulai 10 sampai 16 Juli 2023,” bebernya.

Sama halnya seperti Pasar Seni Sukawati, Pasar Seni Guwang juga berisikan ratusan pedagang yang menjajakan barang-barang kesenian dan kerajinan tangan, seperti pakaian Bali, patung, lukisan, dan sebagainya. “Ya menjual oleh-oleh khas Bali lah,” imbuhnya.

Selama revitalisasi berlangsung, para pedagang sementara diberikan tempat berjualan di Pasar Seni Sukawati Blok C oleh Disperindag. Para pedagang kata dia telah menerima dengan baik proses revitalisasi itu sebagaimana sosialisasi yang telah dilakukan Senin (19/6) dihadiri Kadisperindag Gianyar, prajuru Desa Adat Guwang serta seluruh pedagang. “Kita dikasi meminjam tempat untuk relokasi sementara, jadi dikasi di Blok C tapi jumlahnya tidak banyak hanya 117 meja,” tambahnya.

Menurut Karben Wardana, pihaknya tidak mengharapkan bangunan atau gedung yang mewah melainkan pihaknya justru ingin mempertahankan bangunan yang sudah ada tetap seperti sebelumnya. “Tapi ini karena atapnya sudah bocor. Pak Bupati sempat berpesan agar kesan pasar seninya lebih modern rencananya begitu, ada penataan taman, dan ada plaza didepan seperti Pasar Tematik Ubud untuk tahap keduanya nanti. Sedangkan bangunannya kita tetap mempertahankan yang sepert sekarang,” sebutnya lagi.

Sebab kata dia kebanyakan turis menyukai pasar seperti saat ini. Karena banyak usulan dari guide, sopir turis hingga turis sendiri agar mempertahankan bangunan seperti sekarang ini namun terus ditingkatkan agar lebih nyaman dan bersih. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#revitalisasi #atap bocor #kerajinan tangan #pasar seni guwang