Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bobot Tubuh Hampir 200 Kg, Proses Evakuasi WNA yang Meninggal Dunia Saat Tracking Berlangsung Dramatis

I Dewa Gede Rastana • Senin, 10 Juli 2023 | 19:14 WIB
DRAMATIS : Proses evakuasi WNA yang meninggal dunia saat tracking.
DRAMATIS : Proses evakuasi WNA yang meninggal dunia saat tracking.

 

GIANYAR, BALI EXPRESS - Proses evakuasi WNA berjenis kelamin perempuan itu bernama Jamie Lou Whalley, 42, berkebangsaan Amerika yang meninggal dunia saat tracking di Banjar Gadungan, Desa Bresela, Kecamatan Payangan, Minggu (9/7) sekitar pukul 18.15 WITA berlangsung dramatis. Sebab bule tersebut memiliki bobot tubuh 198 kilogram sedangkan jalur tracking yanb dilalui jauh dari pemukiman.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, IGN Dibya Presasta menjelaskan bahwa proses evakuasi bule tersebut berlangsung selama 3 jam. Dimana bule tersebut dievakuasi menggunakan tandu. "Kendalanya WNA ini berat badannya hampir 200 kilogram sedangkan kita mengevakuasinya menggunakan tandu dan menyusuri jalur tracking yang jauh dari pemukiman. Medannya muga sulit," bebernya Senin (10/7).

Evakuasi dilakukan oleh TRC BPBD Gianyar yang jumlahnya 10 orang dibantu PMI Gianyar, jajaran kepolisian dan masyarakat setempat sekitar 100 orang. "Selanjutnya jenazah dibawa ke RSU Payangan," sambungnya.

Kini jenazah masih dititipkan di RSU Payangan sembari menunggu hasil visum. Sebelumnya diberitakan bahwa Seorang Warga Negara Asing (WNA) meninggal dunia saat melakukan tracking di persawahan di Banjar Gadungan, Desa Bresela, Kecamatan Payangan, Minggu (9/7) sekitar pukul 18.15 WITA. Menurut suami korban, Chad Thomas, 48, korban memang memiliki riwayat penyakit Asma dengan berat badan 198 kilogram. (*)

 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#dramatis #bpbd gianyar #tracking #bali #wna #amerika #meninggal dunia