Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Abu Janda Dukung AWK Rekomendasi tak Perpanjang Kontrak Bakso A Fung di Bandara Ngurah Rai

Wiwin Meliana • Senin, 31 Juli 2023 | 16:43 WIB
REKOMENDASI: Permadi Arya atau Abu Janda sampaikan dukungan kepada AWK untuk rekomendasi tutup bakso A Fung di Bandara Ngurah Rai.
REKOMENDASI: Permadi Arya atau Abu Janda sampaikan dukungan kepada AWK untuk rekomendasi tutup bakso A Fung di Bandara Ngurah Rai.

BALI EXPRESS - Aktivis Permadi Arya atau yang dikenal dengan Abu Janda mendukung sikap Senator Bali Arya Wedakarna yang merekomendasi tidak memperpanjang kontrak bakso A Fung di kawasan Bandara Ngurah Rai, Bali. Rekomendasi itu dibuat atas respon management Bakso A Fung yang menghancurkan alat makan usai viral selebgram Jovi Adhiguna makan bakso dengan kerupuk babi.

Melalui Instagram pribadinya @permadiaktivis2, Minggu (30/7), Abu Janda mengunggah postingan Arya Wedakarna (AWK) yang meminta klarifikasi kepada pihak bandara dan meminta kontrak bakso A Fung tidak diperpanjang.

“Cuma gara-gara ada yang makan bakso pake kerupuk babi, resto @basoafung hancurkan seluruh peralatan makannya, LEBAY BANGET LO! Saya dukung DPD Bali ajik @aryawedakarna untuk merekomendasi TUTUP saja baso Afung di @baliairport Ngurah Rai. Jangan sampe @basoafungbali merusak citra Bali sebagai obyek wisata internasional,” tulis Abu Janda dikutip, Senin (31/7).

Unggahan itu pun langsung ditanggapi oleh AWK di kolom komentar.

“Jaga Bali yang bhinneka,” tulis AWK.

Sebelumnya, kasus selebgram Jovi Adhiguna yang memakan kerupuk babi di gerai Bakso A Fung di Bandara Ngurah Rai, Bali berbuntut panjang. Usai mendapat atensi dari senator RI asal Bali Arya Wedakarna (AWK), Owner Bakso Sapi Afung pusat, Bung Tono menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf.

Klarifikasi dan permohonan maaf dilakukan di Istana Macawarna Tampaksiring terkait, Jumat (28/7). Video tersebut diunggah dalam akun Instagram @aryawedakarna.

“Beliau datang untuk klarifikasi terkait konten video visualisasi dari penghancuran terhadap piring dan mangkok oleh karyawan dan management yang dikhawatirkan terkontaminasi oleh babi,” ujar AWK.

AWK pun mempersilakan kepada founder Bakso A Fung, Bung Tono untuk menyampaikan klarifikasinya secara langsung.

“Kami memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi dan atas ketersinggungan yang terjadi. Hal ini tidak disengaja dan tidak ada maksud apa-apa. Untuk selanjutnya kami akan menegur pihak management yang menyuting video (penghancuran property makan) dan memviralkan  yang sampai menyinggung,” ujar Tono.

Pihaknya juga berharap agar masalah tersebut segera selesai dan tidak melebar ke mana-mana.

Sementara itu, AWK mengapresiasi pihak Bakso A Fung yang datang langsung untuk menyampaikan permohonan maaf. Akan tetapi AWK juga menyebut akan menyampaikan proses internal di Airport tetap berjalan, termasuk mempertimbangkan rekomendasi tidak memperpanjang kontrak Bakso A Fung.

MENDAPAT PERAWATAN: Warga Desa Truni, Kecamatan Babat dirawat oleh petugas kesehatan yang diduga keracunan makanan. (ISTIMEWA FOR RDR.LMG)
MENDAPAT PERAWATAN: Warga Desa Truni, Kecamatan Babat dirawat oleh petugas kesehatan yang diduga keracunan makanan. (ISTIMEWA FOR RDR.LMG)
Pupuk Kaltim
Pupuk Kaltim
Editor : Nyoman Suarna
#bakso a fung #bandara ngurah rai #AWK #abu janda