Pura Tirta Mengening ini cukup unik. Pura berada disebuah tebing batu yang berada dipinggir danau. Untuk menjangkau pura ini, pamedek tidak bisa menempuh jalur darat. Hanya bisa menjangkaunya dengan menaiki perahu yang telah disediakan warga di pos penjagaan, BKSDA. Butuh waktu hampir 45 menit untuk menjangkau pura ini dari pos penjagaan. Selama perjalanan mendayung perahu, pamedek bisa menikmati suasana indahnya panorama Danau Tamblingan.
Dalam video yang dibagikan oleh akun Tiktok @wayansarini240, akun itu membagikan pengalamannya mengunjungi dan bersembahyang di Pura Tirta Mengening, Danau Tamblingan.
Baca Juga: Kitab Sarasamuscaya Sloka 75: Membangun Hita Melalui Kata, Empat Pantangan dalam Berucap
“Pura Tirta Mengening Danau Tamblingan, pura unik tanpa adanya daratan. Sembahyang dari atas perahu,” tulisnya diketerangan video, dikutip pada Selasa (2/10).
Dalam video tampak rombongan sedang menaiki perahu menuju ke Pura Tirta Mengening. Pamedek tidak perlu kaget, lantaran tidak ada palinggih di pura ini. Hanya bebaturan yang diselimuti dengan kain putih-kuning sebagai penanda kawasan suci serta beberapa tedung (payung) terlihat memayungi bebaturan.
Usai perahu sampai di dekat pura, pemedek bisa memulai aktivitas persembahyangan dengan menghaturkan canang atau sesajen yang dibawa dari atas perahu. Setelah itu, barulah bisa nunas tirta. Jika tirta tidak menetes dari atas, maka bisa nunas tirta (mohon air suci) dari air danau di areal Pura Tirta Mengening.
Video itu pun ramai mendapat komentar warganet yang mengaku kagum dengan keindahan dan keunikan pura Tirta Mengening tersebut. Bahkan banyak umat Hindu yang mengaku berkeinginan untuk tangkil ke pura tersebut.
“Pura yang unik, itulah keajaiban dari Tuhan dumogi rahayu,” tulis salah satu warganet.
“Pura yang sangat unik dan eksotis niki bu jro,” imbuh netizen lain.
Hingga berita ini ditulis video itu telah mendapat 38,3 ribu tayangan, 639 suka dan 68 komentar.
Editor : Nyoman Suarna