KARANGASEM, BALI EXPRESS - Musim kemarau masih terjadi hingga kini di Kabupaten Karangasem. Desa Seraya Timur, Kecamatan dan Kabupaten Karangasem dengan situasi ini pun mengalami kekeringan atau kesulitan dalam hal air bersih.
Sehingga pihak desa dinas pun memohon agar mendapatkan distribusi air dari pemerintah.
Perbekel Seraya Timur, I Made Pertu menyebut, dari sekitar 2.450 KK yang ada di wilayah tersebut, kurang lebih 750 KK disana mengalami kesulitan air bersih. Jumlah tersebut tersebar di lima banjar yang ada di wilayah tersebut. "Untuk mandi, minum itu cukup sulit," ujarnya, Jumat (20/10).
Untuk itu, pihaknya pun memohon air bersih terhadap pemerintah dan pihak terkait lainnya agar bisa di distribusikan ke wilayahnya. Bahkan Seraya Timur diakui sudah beberapa kali mendapat bantuan tersebut. "Sudah ada yang mendistribusikan dari pemerintah, dari BPBD, dan PMI atau yang lainnya, tapi masih kurang juga," tandasnya.
Menurut informasi yang didapat, masalah seperti hampir rutin terjadi di wilayah Seraya Timur. Terutama terjadi di wilayah bagian atas desa setempat. Sehingga mau tidak mau masyarakat harus mengirit dalam penggunaan air bersih itu.
Seperti diketahui, BPBD Karangasem sudah beberapa kali mendistribusikan air bersih ke wilayah tersebut. Nantinya bantuan tersebut ditunggu dalam cubang umum yang digunakan oleh sejumlah warga. Seperti misalnya di Banjar Dinas Bukit Catu yang sudah dua kali mendapat distribusi air bersih dalam waktu dekat ini. (*)