SINGARAJA, BALI EXPRESS – Ketut Wardana seorang warga di Desa Anturan, Buleleng kepergok mencuri mangga.
Ia kedapatan memetik buah mangga milik Putu Arta di lahan yang baru ia beli, di kawasan Banjar Dinas Pasar, Anturan. Dari tangan Wardana didapat satu karung plastik (kampil) buah mangga. Ia ketahuan pada Jumat (24/11) sore.
Saat itu, warga di desa Anturan tengah melakukan persembahyangan. Situasi sepi dan Wardana mengambil kesempatan itu untuk mencuri. Saat kepergok ia mengaku bahwa mangga itu dipetik dari kebun milik neneknya. Padahal di kebun itu tidak ada buah mangga yang siap petik. Justru buah mangga yang tengah ranum itu ada di kebun Putu Arta.
Perdebatan pun sempat terjadi di bawah pohon mangga. Pecalang, babinsa dan babinkamtibmas juga turut mendatangi lokasi. Putu Arta lantas secara resmi melaporkan kejadian itu ke Polres Buleleng.
“Korban yang mengetahui itu, sudah membuat laporan ke polisi. Saat ini sedang kami tangani,” terang Kanit 1 Reskrim Polres Buleleng Iptu Safriansyah.
Sayangnya, saat laporan selesai dibuat dan surat penangkapan untuk Ketut Wardana keluar, ia justru telah kabur terlebih dahulu. Hingga kini Wardana masih dalam pengejaran polisi.
“Kami lakukan pencarian secara maksimal. Dari penuturan warga, yang bersangkutan ini meresahkan masyarakat atas perbuatannya,” kata dia..
Sebelumnya, Ketut Wardana juga pernah terlibat perkara hukum. Ia pernah tertangkap lantaran melakukan pencurian di kawasan Lovina, Singaraja. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana