DENPASAR, BALI EXPRESS – Satu per satu pelaku penyerangan Kantor Satpol PP Denpasar, Bali terungkap. Ternyata, keterlibatan oknum TNI memang benar adanya.
Sebelumnya, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Harfendi mengatakan Staff Intel Kodam IX/Udayana telah mendalami terkait keterlibatan oknum TNI yang ikut terlibat dalam penyerangan Kantor Satpol PP Denpasar.
"Jika terbukti ada keterlibatan (oknum TNI dalam penyerangan Kantor Satpol PP Denpasar), akan diproses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya, Senin, 27 November 2023.
Kini sudah terkonfirmasi, ada dua anggota tentara berinisial Praka JG dan Pratu VS yang menjadi pelaku penyerangan.
Adapun kepastian mengenai keterlibatan kedua oknum TNI itu disampaikan oleh Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Kav Fadjar Wahyudi Broto.
Pelaku dapat ditangkap berkat gerak cepat Tim Intel Kodam IX/Udayana dalam melakukan investigasi.
"Atas kerja keras Tim Intel Kodam hari ini (27 November 2023) sudah menangkap oknum TNI yang diduga terlibat tindak pidana penganiayaan dan perusakan berinisial Praka JG dan Pratu VS," bebernya.
Setelah dibekuk, dua oknum tersebut diserahkan ke Pomdam IX/Udayana untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sekelompok orang menyerang Kantor Satpol PP Kota Denpasar, Jalan Kecubung, Sumerta Kauh, Denpasar Timur pada Minggu 26 November 2023.
Penyerangan ini diduga buntut dari razia yang dilakukan Satpol PP Denpasar ke beberapa lokalisasi di Jalan Danau Tempe, Denpasar Selatan, sehari sebelumnya.
Dalam razia sekitar pukul 12.00, tersebut, Satpol PP Denpasar mengamankan 33 wanita yang diduga dipekerjakan sebagai PSK.
Namun sekitar pukul 04.30, muncul sekelompok orang sambil teriak-teriak di Kantor Satpol PP Denpasar "Mati Kau" di tempat kejadian perkara (TKP).
Para pelaku lantas merangsek masuk ke dalam halaman kantor. Bahkan salah satu di antaranya mengaku sebagai anggota TNI sembari mengacungkan sebuah pistol.
Setelah itu, kelompok tersebut menganiaya anggota Satpol PP sampai menyebabkan korban luka enam orang.
Walaupun pistol tidak sampai ditembakkan, tetapi gagang senjata itu dipakai memukul kepala anggota Satpol PP sampai bocor.
Selain itu, mereka juga melakukan perusakan terhadap dua mobil dan sepeda motor.
Usai tindakan brutal tersebut, para pelaku kabur bersamaan dengan para wanita yang sebelumnya diamankan. (*)
Editor : I Made Mertawan