BADUNG, BALI EXPRESS- Satreskrim Polres Badung memastikan bahwa pria tanpa identitas alias Mr X yang ditemukan tewas di Jalan Perum Dalung Permai, Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali itu merupakan korban penganiayaan.
Mr X itu ditemukan tewas penuh luka oleh warga pada Senin, 1 Januari 2024 sekitar pukul 04.30 Wita.
Polres Badung kini sedang menyelidiki pelaku tindak kekerasan terhadap Mr X tersebut.
"Yang jelas, kami dalami subjek-subjek (orang) yang terlibat melakukan penganiayaan terhadap korban, pascakorban alami kecelakaan tunggal," ujar Kasatreskrim Polres Badung AKP I Gusti Nyoman Jaya Widura, Selasa, 2 Januari 2023.
Pihak kepolisian sudah mengantongi identitas salah satu orang yang ikut melakukan penganiayaan hingga korban tewas.
Namun, Jaya Widura belum bisa membeberkan lebih jauh terkait kasus ini karena masih fokus melakukan penyelidikan.
Sementara itu, dari hasil penyelidikan sementara, aparat mengetahui korban merupakan warga asal Banyuwangi, Jawa Timur. Hanya saja AKP Jaya Widura tak menyebutkan nama atau inisial korban.
Pria tanpa identitas itu ditemukan tewas tergeletak oleh warga di Jalan Perum Dalung Permai, Kerobokan Kaja, Kuta Utara pada tahun baru 2024. Kasus itu membuat geger, karena tubuh korban penuh dengan luka.
Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono menerangkan, dari hasil penyelidikan Satreskrim Polres Badung, korban ternyata sempat dikeroyok oleh sejumlah pemotor. Kejadian itu bahkan terekam CCTV.
Terlihat di rekaman CCTV, korban dianiaya secara bergantian. Awalnya korban yang sedang naik motor, lalu terjatuh di tempat kejadian perkara (TKP). Lalu, pria itu langsung dianiaya oleh pemotor yang mengejarnya.
Setelah itu, muncul satu orang lagi yang juga melakukan penganiayaan. Kemudian korban ditinggalkan begitu saja hingga ditemukan tewas penuh dengan luka-luka pada pagi harinya.
Mencuat kabar bahwa pria yang tewas ini sempat menjambret, sehingga dianiaya. Hanya saja, kabar tersebut belum terkonfirmasi kebenarannya.
"Ada dugaan (jambret), tapi belum ada korban jambret yang melapor," tandas perwira melati dua di pundak tersebut. (*)
Editor : I Made Mertawan