SINGARAJA, BALI EXPRESS - Polisi berhasil mengungkap identitas mayat perempuan yang ditemukan di Teluk Prapat Agung Taman Nasional Bali Barat, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali, Kamis, 18 Januari 2024.
Saat ditemukan, mayat perempuan itu masih memakai sarung tangan warna ungu, kaos kaki warna merah muda, baju kaos warna putih, BH warna cream, rambut pendek ikal.
Mayat perempuan itu menggunakan anting warna mas motif bunga dan menggunakan celana dalam warna biru dan celana pop putih, serta menggunakan cincin di jari tengah tangan kiri.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, saat ditemukan mayat itu mengeluarkan busa darah dari mulut dan hindungnya.
Terdapat luka lecet pada punggung kanan, lebam di leher belakang dan wajah serta telinga. Kuku dan bibir kebiruan.
Selain itu juga ditemukan 9 anak kunci yang tergantung di BH yang digunakan, tapi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Mayat perempuan itu diketahui adalah Komsiatun yang lahir di Tuban, Jawa Timur pada 8 April 1979.
Kapolsek Gerokgak Kompol I Gusti Nyoman Sudarsana mengatakan, korban beralamat di Dusun Plumpang, RT 002/009, Kelurahan/Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Identitas korban terungkap berdasarkan hasil pemeriksaan dan perbandingan sidik jari.
"Data sidik jari e-KTP ditemukan atas nama Komsiatun. Itu dinyatakan identik dengan sidik jari jenazah yang ditemukan tempo hari," ujarnya, Jumat, 19 Januari 2024.
Kendati identitas mayat tersebut berhasil diungkap, polisi masih berupaya mengembangkan informasi. Sebab ada kejanggalan kematian perempuan itu.
"Penyebab kematian belum berhasil kami ungkap. Semoga saja tidak ada unsur pidana," ungkapnya.
Hingga kini, jenazah Komsiatun masih berada di RSUD Buleleng.
Sembari menyelidiki penyebab kematian, polisi juga tengah menelusuri keluarga Komsiatun. (*)
Editor : I Made Mertawan