KARANGASEM, BALI EXPRESS – Nasib Apes dialami Dewa Made Mujiana diduga akibat dupa dan tabung gas bocor, warung yang juga digunakan sebagai tempat tinggalnya terletak Lingkungan Kertasari, Kelurahan Padangkerta, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem tersebut ludes di lahap api Pada Minggu (21/1).
Kanit Reskrim Polsek Karangasem Iptu Ida Bagus Putra Manuaba mengatakan Sekira pukul 08.30 wita korban berangkat bekerja selanjutnya dimana rumah dalam keadaan kosong karena istri serta anak-anaknya pulang kampung ke Desa Pesaban, dimana sebelum kejadian istrinya sekira pukul 08.30 wita sebelum berangkat pulang kampung melakukan persembahyangan dirumah dan meletakkan sesajen di dalam pelangkiran warung berupa canang dan dupa.
Selanjutnya setelah itu istri korban berangkat dan korban pun menyusul berangkat untuk bekerja dan mengunci semua pintu serta garase selanjutnya berangkat bekerja kemudian sekira pukul 09.30 menerima telepon dari tetangganya jika rumahnya kebakaran dan korban langsung balik menuju rumahnya dan mendapati pemadam kebakaran dari Dinas Kab. Karangasem sedang memadamkan api dibantu oleh masyarakat.
“Adapun barang yang terbakar berupa barang dagangan seperti sembako, rokok, kulkas, prezer, tabung gas elfiji 3kg, kasur, pakaian, serta perabotan rumah tangga lainnya, ”ujarnya.
Iptu Ida Bagus Putra Manuaba juga menambahkan penyebab kejadian tersebut adalah, Dimana sebelum kejadian istri korban melakukan persembahyangan dan menaruh dupa pada pelangkiran warung/toko dan didalam warung terdapat beberapa tabung gas elpiji 3kg yang masih berisi, diduga korban tidak mengetahui jika salah satu tabung gas yang dijual tersebut bocor sehingga menjadi pemicu terjadinya kebakaran warung yang menjadi satu dengan rumah tempat tinggal, sedangkan warung dan rumah dalam keadaan kosong pada saat kejadian.
“Dalam peristiwa tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta,” jelasnya.(*)
Editor : I Dewa Gede Rastana