BALI EXPRESS-Tak hanya menyisakan duka mendalam untuk keluarga, kabar kematian gadis cantik bernama Komang Ayu Miranda Sari (22) yang berasal dari Banjar Dinas Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Manggis, Karangasem, Bali menyita perhatian publik.
Publik menaruh simpati atas persoalan yang dialami oleh Ayu Miranda sehingga memilih jalan gantung diri untuk mengakhiri hidup.
Rasa simpati juga disampaikan oleh influencer Karis dan Natalia. Sama-sama berasal dari Karangasem, membuat Karis dan Natalia juga merasakan duka yang mendalam atas kepergian Ayu Miranda.
Baca Juga: BNI Exporters Forum Bantu UMKM Tembus Pasar Amerika
Ungkapan bela sungkawa disampaikan Karis dan Natalia melalui unggahan di akun Facebooknya, pada Senin (18/03) kemarin.
Sang suami, Karis menyebut bahwa dari kasus Ayu Miranda belajar menjaga sebuah rasa kepecayaan yang di dalamnya ada rasa cinta dan kasih sayang.
“Apabila kita merasa tidak yakin melanjutkan suatu hubungan, maka segeralah putuskan hubungan itu, jangan sampai menunggu ada pihak ketiga,” ujarnya.
Karis juga menekankan agar siapa pun tidak menganggap sepele kepercayaan yang diberikan oleh pasangan.
Sebab kita tidak akan tahu bagaimana dampak kekecewaan karena kepercayaan yang disia-siakan terhadap pasangan.
Baca Juga: Kocak! Gegara Mirip Mantan Ayu Miranda, Akun Pria Ini Geruduk Warganet, Nekat Cukur Kumis
“Dari kejadian ini kami sangat prihatin, saya mengajak semua follower agar mendokan Komang Ayu Miranda agar tenang dan amor ing acintya,” jelasnya.
Selain karena sama-sama berasal dari Karangasem, Karis juga menyebut pernah bekerja di kapal pesiar dan menjalani LDR, seperti yang dialami oleh Ayu Miranda dan mantan kekasihnya.
Pihaknya berharap agar kejadian tersebut dapat diambil hikmahnya dan tidak terulang pada orang lain.
Sebelumnya, kematian tragis yang dialami Ayu Miranda diduga disebabkan karena depresi mendengar sang mantan kekasih akan menikah dengan Wanita lain viral di media sosial.
Baca Juga: Muncul Tren “Belajar dari Kasus Ayu Miranda” di Tiktok, Begini Pesan Warganet
Ayu Miranda ditemukan meninggal dengan cara gantung diri di kamar kosnya di Denpasar pada Jumat (15/03) lalu.
Editor : Wiwin Meliana