BALI EXPRESS-Kepergian sastrawan dan Budayawan kenamaan dari Bali, Cokorda Sawitri atau Cok Sawitri meninggalkan duka mendalam bagi sahabatnya Niluh Djelantik.
Ungkapan duka mendalam itu disampaikan Niluh Djelantik melalui akun media sosial Instagramnya.
Baca Juga: AMOR ING ACINTYA! Budayawan Cok Sawitri Berpulang, Unggahan Terakhir Banjir Ucapan Duka
Dalam unggahan tersebut, calon DPD RI Bali terpilih itu mengungkap hubungan erat dan peran Cok Sawitri dalam hidupnya.
Niluh Djelantik juga mengungkap bahwa tepat 30 hari sebelum kepergian Cok Sawitri, ia dan Rieke Diah Pitaloka sempat bertemu.
“Tepat 30 hari lalu bersama @riekediahp, kami memelukmu saat kepergian ibunda tercintamu,” tulis Mbok Niluh, dikutip pada Jumat (05/04).
Bahkan sebelum kabar duka itu, Niluh Djelantik sempat bersenda gurau sembari mengingatkan Cok Sawitri untuk jadwal wawancara dengan salah satu stasiun TV.
“Beristirahatlah kakakkum perjuanganmu selalu menjadi pengingat bahwa ketidakadilan masih merajarela, doronganmu permintaanmu, nasehatmu menjagaku dari segala marabahaya,” tulis pengusaha sepatu itu.
Baca Juga: Operasi Ketupat Lebaran, Polres Tabanan Siagakan 554 Personel di Empat Kantong Pos Pengamanan
Pada unggahan lain, Niluh juga mengungkap bahwa Cok Sawitri memiliki peran banyak mengantarkannya ke Senayan.
“Dan aku berhutang budi segalanya atas semua yang kau perjuangkan. Kau mengantarkanku, menemaniku melewati jalan terjal berliku untuk kaum perempuan dapat berdiri tegak terhormat di atas tanah kelahirannya,” tulisnya.
Niluh Djelantik mengungkap rasa kesedihan mendalam lantaran saat dirinya telah terpilih ke Senayan, namun sang sahabat tak bisa menemani.
“Kita telah sampai Mbokku, perjuanganmu mengantarkanku mencatatkan sejarah di tanah kelahiran kita, namun kau malah pergi meninggalkanku,” tulis Niluh.
Baca Juga: Dua Anggota DPRD Maluku Tengah Ngamuk Pecahkan Pintu Kaca Kantor gegara THR Lebaran Belum Cair
Pihkanya pun berjanji akan memperjuangkan segela harapan dan pesan yang disampaikan almarhum kepadanya.
Sebelumnya, Budayawan dan Sastrawan kenamaan dari Bali, Cokorda Sawitri atau yang lebih dikenal dengan Cok Sawitri berpulang pada Kamis (04/04) di Denpasar.
Penulis Janda dari Jirah itu menghembuskan nafas terakhirnya pada usia ke 56 tahun.
Budayawan kelahiran Sidemen Karangasem, Bali pada 1 September 1968 itu berpulang di rumahnya di jalan Batanghari, Renon, Denpasar.
Editor : Wiwin Meliana