BADUNG, BALI EXPRESS - Nama kader senior PDIP Badung Made Sudarsa 'Dator' semakin santer beredar akan maju dalam Pilkada Badung 2024.
Menanggapi hal tersebut, Sesepuh Banteng Bali, I Made Arimbawa, mengatakan bahwa dalam menentukan calon Bupati dan Wakil Bupati Badung 2024, PDIP harus mempertimbangkan dua hal penting yakni pertimbangan idealis dan pertimbangan realistis atau kompromis.
"Saya selaku kader partai yang lebih dari 40 tahun secara aktif terus mengikuti jejak langkah terhadap maju mundurnya banteng di Badung pada khususnya dan Bali pada umumnya, tentu saya sangat paham kondisinya," ujarnya Senin (8/4).
Pertimbangan idealis, menurut Arimbawa, adalah memilih paket Bupati dan Wakil Bupati yang terdiri dari unsur kader-kader partai. Namun, hal ini diakui sebagai pertarungan dengan tantangan berat.
"Sementara itu, pertimbangan realistis/kompromis mencakup pembentukan koalisi partai, seperti yang dilakukan pada periode Bupati Giri Prasta yang berpasangan dengan Suiasa dari Golkar Badung selama dua periode," imbuh politisi asal Tabanan tersebut.
Ia meyakini bahwa pada Pemilihan Bupati Badung 2024, paket gabungan antara PDIP dan Golkar, yakni Made Dator dari PDIP dan Wayan Suyasa dari Golkar, memiliki peluang besar untuk menang.
"Hal ini mengingat keberhasilan paket yang serupa pada periode sebelumnya, dimana Giri Prasta dari PDIP dan Suiasa dari Golkar berhasil memenangkan dua periode berturut-turut," imbuhnya.
Ditambahkannya, pencalonan Made Dator, selaku kader senior Banteng di Kabupaten Badung, dinilai sebagai kehendak dan aspirasi dari kader dan masyarakat bawah.
Arimbawa menekankan bahwa pengurus PDIP di semua tingkatan memiliki kewajiban untuk meneruskan aspirasi tersebut kepada DPP PDIP guna mendapatkan rekomendasi dari Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum DPP PDIP.
Baca Juga: JANGAN DITIRU! Tak Sabar Antre Pemedek Ini Loncat Tembok di Pura Besakih Bali
Baca Juga: Nama Made Dator Kembali Masuk Bursa Calon Bupati Badung dari PDIP, Ini Tanggapannya
"Harusnya kalangan pengurus PDIP di semua tingkatan mulai anak ranting, ranting, PAC, DPC dan DPD harus berkewajiban meneruskan kepada DPP PDIP untuk bs mendapatkan rekomendasi dari Ibu Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum DPP PDIP," tandasnya. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana