Proses Upacara Nampah Batu:
- Maturpiuning: Sehari sebelum upacara, krama anyar melapor diri di Pura Bale Agung (Pura Desa) untuk dicatat dalam daftar Tulud Apuh.
- Persembahyangan Bersama: Pada Purnama Sasih Karo, krama anyar melakukan persembahyangan bersama di Pura Puseh dan Pura Yeh Kedis.
- Janji di Hadapan Dewi Ratu Ayu Manik Galih: Pasangan pengantin krama anyar berjanji di hadapan Dewi Ratu Ayu Manik Galih untuk mengabdikan diri kepada Desa Depeha.
- Mencari Batu Seukuran Babi: Krama anyar, khususnya laki-laki, mencari batu seukuran babi di areal Pura Yeh Kedis.
- Tawar Menawar Batu: Batu yang ditemukan ditawar-menawar dengan ulun desa dan dibayar sesuai kesepakatan.
- Mengarak Batu ke Pura Puseh: Batu digotong bersama-sama ke Pura Puseh dengan suara menyerupai babi yang meronta.
- Pemberian Tirta Banyuawangan dan Tanda Tapak Dara: Batu dibersihkan dengan tirta banyuawangan dan diberi tanda tapak dara di lehernya.
- Motong Babi (Nampah Batu): Krama anyar memegang kaki dan kepala batu saat "dipotong" layaknya memotong babi biasa.
- Mempersembahkan Lelampadan: Kaum perempuan krama anyar mempersiapkan lelampadan yang terdiri dari berbagai sayuran.
- Makan Bersama Megibing: Sayuran lelampadan dimakan bersama-sama secara megibing.
Filosofi Upacara Nampah Batu:
- Memohon Kesuburan: Upacara ini bertujuan untuk memohon kesuburan ke hadapan Dewa Wisnu dan Dewi Sri.
- Menyatukan Diri dengan Desa: Krama anyar resmi menjadi bagian dari Desa Depeha dan siap mengabdikan diri.
- Ungkapan Rasa Terima Kasih: Krama anyar menyampaikan rasa terima kasih atas hasil bumi yang berlimpah.
Keunikan Upacara Nampah Batu:
- Batu yang Digunakan Selalu Hilang: Batu yang disimbolkan sebagai babi selalu hilang secara misterius 3 hari setelah upacara.
- Peristiwa Mistis di Pura Yeh Kedis: Batu-batu di Pura Yeh Kedis dikeramatkan dan konon dapat menyebabkan kecelakaan bagi pengendara yang tidak membunyikan klakson.
- Tradisi Meminta Izin Memindahkan Batu: Mengambil batu di Pura Yeh Kedis tanpa izin dapat menyebabkan kesakitan dan harus dikembalikan dengan upacara guru piduka.
Informasi Tambahan:
- Upacara Nampah Batu hanya dilaksanakan di Desa Depeha.
- Upacara ini merupakan bagian dari rangkaian ritual "menek desa" bagi krama anyar.
- Masyarakat Desa Depeha sangat menjunjung tinggi tradisi dan budaya leluhur.