Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Beri Klarifikasi; Ayah Kandung Diduga Perkosa Anak di Buleleng Sebut Dirinya Difitnah

Wiwin Meliana • Sabtu, 27 April 2024 | 16:27 WIB

Photo
Photo

BALI EXPRESS- Kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan ayah kandung terhadap putrinya yang berusia 7 tahun di Buleleng memasuki babak baru.

Usai viral pengakuan bocah perempuan yang diduga diperkosa oleh ayah kandungnya, kini sebuah akun yang mengaku sebagai ayah kandung bocah itu memberikan klarifikasi.

Melalui akun Facebook Joni Aryawan Dematre, seorang pria mengaku bahwa tuduhan pemerkosaan yang dilayangkan kepadanya adalah fitnah.

Baca Juga: Terkuak Alasan Bule Australia Lakukan Penganiayaan Sopir Taksi di Kuta Bali

Dalam klarifikasinya pada Jumat (26/04) akun Joni Aryawan DeMatre menyebut bahwa tuduhan pemerkosaan terhadap putrinya adalah cerita bohong yang dibuat oleh istrinya karena sakit hati karena capres pilihan sang istri kalah pada Pemilu 2024 lalu.

“Sejak selesai pileg dan pilpres 2024 Prabowo menang, kamu yang dukung Ganjar kalah, ashram HK ditutup dan malah stress dan sakit hati dan saya dijebak tidak ada bukti,” tulis akun yang diduga milik ayah kandung korban dikutip pada Sabtu (27/04).

Lebih lanjut, akun tersebut juga mengatakan bahwa laporan yang dibuat sang istri tidak dilengkapi dengan bukti.

“Kita buktikan di pengadilan buktikan dengan data. Saya pikir kamu stress ingin fitnah, ingin menghancurkan karier politik saya dengan penyebar berita bohong ke mana-mana,” tulisnya.

Sebelumnya, viral sebuah rekaman suara pengakuan bocah dari Singaraja Buleleng diduga diperkosa oleh ayah kandungnya beredar di media sosial.

Baca Juga: Alengkong Bali Camping: Glamping Menakjubkan di Kintamani dengan View Gunung Abang dan Batur, Jangan Lupa Cek Promonya

Rekaman suara pengakuan bocah perempuan berinisial VDY (7) itu diunggah oleh penggiat media sosial Ary Ulangun pada Kamis (26/04).

Dalam keterangan unggahannya, rekaman suara itu didapat dari ibu korban yang sempat menghubungi untuk meminta bantuan atas kasus yang menimpa sang anak.

Dalam rekaman suara yang beredar, bocah perempuan malang itu membeberakan secara jelas bagaimana terduga pelaku yang notabene adalah ayah kandungnya melakukan aksi bejat tersebut.

Sang bocah mengaku bahwa bagian intimnya sering digosok-gosok dengan jari oleh terduga pelaku.

Bahkan terduga pelaku juga mencabuli putri kandungnya dengan memasukkan alat kelaminnya.

Bocah perempuan itu secara polos menceritakan kejadian mengerikan itu kepada sang ibu.

“Kamu ingat ga berapa kali barang itu dimasukin,” tanya ibu korban.

Baca Juga: Pasar Umum Negara Sebagai Pusat Niaga dan Ikon Wisata

“Lima kali eh lima menit, sampe lima kali ada,”jelas bocah perempuan itu.

Bocah perempuan itu juga mengaku bahwa kejadian tersebut dilakukan oleh terduga pelaku pada pagi, siang dan sore hari ketika sang ibu belum datang dari kerjanya.

“Kalau misalnya ibuk belum datang malam-malam digituin juga,” beber gadis tersebut.

Dalam keterangan unggahan tersebut Ary Ulangan menyebut bahwa ibu korban sempat beberapa kali mencoba melaporkan kejadian tersebut namun selalu gagal karena mendapat ancaman dari sang suami.

 

Editor : Wiwin Meliana
#perkosa #anak kandung #klarifikasi #Ayah kandung #buleleng