VIRAL! Bentrok Warga Desa Keramas dan Kupang Berakhir Damai: Begini Ending-nya
I Wayan Ananda Mustika Putra• Jumat, 3 Mei 2024 | 04:02 WIB
Ketegangan di Desa Keramas, Gianyar, Bali berakhir damai.
GIANYAR, BALI EXPRESS - Keributan yang sempat terjadi antara warga Desa Keramas, Blahbatuh, Gianyar, Bali, dan warga asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa (30/4) malam, akhirnya berakhir damai.
Peristiwa yang sempat viral di media sosial tersebut berawal dari kesalahpahaman antara seorang warga Desa Keramas dengan warga Kupang di Jalan Raya Tedung.
Menurut Kasi Humas Polres Gianyar, Iptu I Nyoman Tantra, kejadian dimulai saat seorang warga Desa Keramas bernama Yan Adi pulang dari acara di Kelurahan Bitra Gianyar sekira pukul 23.30 Wita.
Saat melintas di Jalan Raya Tedung, Yan Adi mengalami insiden di mana kendaraannya diduga dipotong oleh warga dari Keramas.
Situasi memanas ketika warga asal Kupang mengejar Yan Adi hingga ke depan Balai Banjar Lebah Keramas. Namun, setelah sejumlah peristiwa, termasuk intervensi polisi, kedua belah pihak akhirnya dipersatukan dalam mediasi damai.
"Pada hari Rabu 1 Mei 2024, mediasi damai dilaksanakan di Mako Polres Gianyar dengan kehadiran berbagai pihak, termasuk pejabat desa dan perwakilan warga yang terlibat," ungkap Tantra.
Mediasi damai dilakukan di Polres Gianyar antara kedua belah pihak, dihadiri oleh Kapolres Gianyar, Kapolsek Blahbatuh, Kasatreskrim Polres Gianyar, Bendesa Adat Keramas, Kelihan Adat Banjar Lebah, dan pihak yang terlibat dalam keributan.
Dalam mediasi tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan menyelesaikan masalah kesalahpahaman yang terjadi.
Pernyataan damai pun dibuat oleh kedua belah pihak sebagai bukti komitmen untuk menyelesaikan masalah dengan damai. ***