Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ingin Doa dengan Cara Sendiri, Diduga WNA India dan Pemangku di Pura Tirta Empul Bersitegang

Wiwin Meliana • Senin, 13 Mei 2024 | 16:04 WIB

Beredar perdebatan antara WNA diduga dari  India dengan Pemangku di Pura Tirta Empul
Beredar perdebatan antara WNA diduga dari India dengan Pemangku di Pura Tirta Empul

BALI EXPRESS- Sebuah video menjadi sorotan dan viral di media sosial.

Dalam video yang dibagikan oleh akun @jkhuzzein via akun Instagram @ubudcult, terlihat seorang wisatawan yang diduga berasal dari India berdebat dengan seorang Pemangku.

Baca Juga: Banyak Ojol Plat Luar Onbid di Bali, Pria Ini Sebut Driver Lokal Tak Ingin Tersaingi, Begini Komentar Warganet

Perdebatan keduanya terjadi di Kawasan Pura Tirta Empul, Tampaksiring, Gianyar Bali pada Sabtu (11/05/2024).

Dalam video terlihat seorang pemangku terlihat menentang keinginan wisatawan laki-laki itu untuk melakukan puja sesuai dengan kepercayaan.

Mereka terlihat berkomunikasi dalam Bahasa Inggris.

Terlihat pemangku tersebut melarang keras wisatawan dengan dialek India yang memaksa masuk ke area utama Pura.

Baca Juga: VIRAL! Muncul Nama New Moscow di Peta Wilayah Canggu, Warganet: Bali Dijajah Rusia

“Perselisihan itu berpusat pada desakan pria India untuk melakukan doa dengan caranya sendiri, menantang kebiasaan yang didirikan kuil,” tulis keterangan dalam video yang dikutip pada Senin (13/05).

“Pengunjung India berdebat untuk kebebasan beribadah individu,” imbuh keterangan pada video tersebut.

Pemangku yang bertugas terlihat dengan tegas melarang dan menjelaskan kepada wisatawan India tersebut.

Bahkan terlihat Pemangku tersebut memberikan pilihan agar wisatawan India tersebut berdoa di luar area utama pura.

Baca Juga: Berusia Ratusan Tahun, Pura Beji Suranadi, Salah Satu Rekomendasi Tempat Melukat di Bali

Namun upaya tersebut terlihat gagal, wisatawan India itu tetap bersikukuh ingin masuk ke area utama pura untuk merapalkan matram-mantram pujanya.

Inilah yang membuat perdebatan tak bisa dihindari.

Sontak saja, unggahan tersebut memancing beragam komentar dan kritikan warganet di media sosial.

Banyak warganet yang mengapresiasi tindakan Pemangku tersebut yang dengan tegas melarang wisatawan India melakukan puja dengan caranya sendiri.

“This is Bali, Indonesia. This is not Bali, India,” tulis akun @krisnadalem.

Baca Juga: Pura Luhur Lempuyang di Karangasem: Diyakini Umat Hindu Bali sebagai Stana Dewa Iswara

“Saya dari India, paman India salah. Setiap candi memiliki cara berdoa yang berbeda sesuai tradisi dan budaya setempat meskipun Trinity tetap utama dalam semuanya. Cara yang benar adalah meminta bantuan pendeta setempat untuk melakukan doa,” tulis akun @sgsusmagautam yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.

“Inilah yang ditakutkan kalau Pura itu dijadikan tepat wisata, kalau boleh saran sampai jabe sisi saja, biar Kawasan suci itu tidak terlihat campah, mestinya dadia adat atau  PHDI mulai sekarang ada awig khusus pura,boleh ke pura tapi sampai jaba sisi saja,” tulis akun @nanang_kesya.

 

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#india #bali #pura tirta empul #Bersitegang #doa #pemangku