BALI EXPRESS- Oknum yang menggunakan backsound plesetan Cuwing Ped hingga viral di Tiktok akhirnya meminta maaf.
Dua pemuda tersebut terlihat mendatangi Ratu Aji seorang balian pengusada dari Blahbatuh Gianyar yang dikenal dengan salam Cuwing Ped.
Hal tersebut dibagikan langsung melalui akun balian pengusada itu di akun @wariga.meteor.
Dalam unggahan, Ratu Aji memperkenalkan dua pria yang memviralkan backsound plesetan salam Cuwing Ped sehingga viral di Tiktok.
Pihaknya pun meminta kepada salah satu pria untuk memberikan klarifikasinya.
“Om swastiastu, tyang I wayan Kayu, durine misi nask*leng, tiyang sampun klarifikasi nggih untuk video yang telah viral nika, untuk ke depannya tiyang tidak akan mengulangi seperti itu lagi,” nika Ratu Aji.
Baca Juga: Viral di TikTok, Salam Cuwing Ped Jadi Sasaran Plesetan: Ratu Aji Ancam Tindakan Hukum
Ratu Aji pun menyebut pihaknya telah memaafkan oknum tersebut, sehinga ke depannya tidak ada lagi yang menyalahgunakan salam Cuwing Ped tersebut.
“Itulah yang penting sama-sama enak, Cuwing Ped itukan Kesehatan, karena itu untuk umat. Kalau Cuwing Ped tidak ada unsur jorok nggak apa-apa,” jelasnya.
Sebelumnya, salam ‘Cuwing Ped” yang kerap digunakan oleh seorang balian pengusada viral di media sosial Tiktok.
Bahkan “Cuwing Ped” tersebut banyak digunakan backsong atau lagu latar berbagai video di media sosial Tiktok.
Hanya saja, lagu latar Cuwing Ped tersebut telah diedit dengan berisi kata-kata jorok yang tidak sesuai dengan makna dan arti salam “Cuwing Ped” tersebut.
Baca Juga: Gunakan Salam Cuwing Ped, Metode Unik Balian Pengusada Viral di TikTok
Balian pengusada yang kerap disapa Ratu Aji itu pun menyayangkan aksi oknum-oknum yang menggunakan backsound Cuwing Ped dengan plesetan tersebut.
Pihaknya juga menyebut jika oknum-oknum tersebut tidak melakukan klarifikasi selama 7x24 jam, maka pihaknya tidak segan membawa hal tersebut ke ranah hukum.
“Kalau 1 minggu ini gak klarifikasi terpaksa be dipenjara kena undang-undang ITE, saat ini sudah tercatat 45 orang yang memakai sound Cuwing Ped,” jelasnya.
Editor : Wiwin Meliana