Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

MIRIS! Di Balik Kakak-Adik Bunuh Diri di Jembatan Tukad Bangkung, Kakak Tertua Penyandang Difabel

Dian Suryantini • Senin, 27 Mei 2024 | 19:21 WIB
Kakak korban tewas bunuh diri di jembatan Tukad Bangkung, Pelaga, Badung.
Kakak korban tewas bunuh diri di jembatan Tukad Bangkung, Pelaga, Badung.

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Kakak beradik Ketut Sutama, 23, dan Putu Yasa, 5, tewas diduga bunuh diri di jembatan Tukad Bangkung, Pelaga, Badung, Bali, Minggu (26/5/2024). Keduanya merupakan anak yatim. Yang miris lagi, kakak tertuanya juga penyandang difabel atau disabilitas.  

Saat ini, jenazah kedua korban sudah dibawa ke kampung halamannya di Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.

Mereka dimakamkan di setra Desa Adat Rendetin, Desa Bontihing sekitar pukul 02.00 Wita, Senin (27/5).

Perbekel Desa Bontihing I Gede Pawata mengatakan, jenazah keduanya tiba di rumah duka, kemudian langsung dibawa ke setra untuk dikubur.

Pawata mengatakan, proses pemulangan jenazah dari Puskemas Pelaga dibantu ambulans dari PMI Badung.

Pawata mendapat kabar mengenai kedua warganya yang melakukan ulah pati dari kepala dusun Rendetin sekitar pukul 19.20 wita.

"Kami berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Kami minta tolong agar warga kami segera bisa dipulangkan rumah duka dan langsung diupacarai. Jadinya hanya visum luar saja," kata dia.

Dari data Desa Bontihing, Ketut Sutama bersaudara tiga. Ia memiliki seorang kakak perempuan bernama Luh Somatini yang kini berusia 33 tahun.

Luh Somatini sendiri seorang penyandang disabilitas. Kondisi tulang punggungnya bengkok sehingga dari segi fisik cara berjalannya sedikit miring.

"Tapi kalau berkomunikasi normal. Hanya itu (punggung bengkok) saja," kata dia.

Dia mengatakan, sang kakak yang difabel telah mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial RI melalui Dinas Sosial Kabupaten Buleleng.

"Bantuan itu sudah kami salurkan," kata dia.

Ketut Sutama, 23, diduga melakukan bunuh diri di jembatan Tukad Bangkung. Dia mengajak serta adiknya, Putu Yasa, 5, melompat dari jembatan setnggi 71 meter. Keduanya tewas. ***

Editor : Y. Raharyo
#bali #desa bontihing #Jembatan Tukad Bangkung #bunuh diri #badung #buleleng