BALI EXPRESS-Senator terpilih Arya Wedakarna mengambil langkah tegas menyikapi kasus pemukulan yang dilakukan oleh sekelompok pemuda di sebuah minimarket di Denpasar.
Pihaknya pun telah bertemu dengan korban pemukulan untuk mengetahui secara detail kronologinya.
Baca Juga: Temui Arya Wedakarna, Korban Pemukulan di Minimarket Akui Diancam dengan Senjata Tajam
Selain itu, pertemuan tersebut juga untuk mengetahui Langkah hukum yang akan diambil selanjutnya.
Pertemuan AWK dengan korban diunggah dalam postingan di Instagram @aryawedakarna pada Sabtu (01/06).
Dalam unggahannya melalui media sosial Instagran, AWK menyebut bahwa korban telah melakukan visum dan diperiksa di kantor Polsek Denpasar Timur.
Baca Juga: BIKIN RESAH! Aksi Pemukulan di Minimarket Denpasar, Warganet: Tak Ada Kata Damai
Dari pertemuan tersebut, AWK menyebut bahwa korban yang merupakan mahasiswa bersama 3 orang lainnya menjadi korban pemukulan.
Korban pun membenarkan bahwa pelaku membawa senjata tajam dan sempat mengancam korban.
“Dari penjelasan korban, ada 4 anak (Sebagian mahasiswa) yang dianiaya dan diancam senjata,” jelas AWK.
Arya Wedakarna juga menyebut bahwa pemuda yang membuat rusuh adalah sekelompok organisasi atau genk yang identitasnya sudah dikantongi.
Baca Juga: Viral Video Pemukulan; Arya Wedakarna Soroti Pembatasan Jam Operasional Minimarket
Pihaknya juga akan menyiapkan kuasa hukum agar proses hukum segera berjalan sehingga polisi segera menetapkan tersangka.
“Identitas organisasi rusuh sudah ditangan AWK dan selanjutnya AWK akan sediakan kuasa hukum agar proses ini berjalan,”tulisnya.
Pihaknya juga menegaskan bahwa kasus ini harus diselesaikan secara tegas tanpa ada upaya damai.
Baca Juga: Viral Video Pemukulan di Minimarket Denpasar; Pelaku Diduga Bawa Senjata Tajam
“Kasus ini perlu diselesaikan dengan tegas dan tanpa usaha damai agar jutaan warga Bali tidak was was dengan Genk Motor,” tulis AWK dikutip pada Minggu (02/06).
Editor : Wiwin Meliana