Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sampaikan Duka Cita, AWK Ungkap Peran Ida Pedanda Wayahan Bun; Muput Upacara Melaspas Istana Mancawarna

Wiwin Meliana • Kamis, 11 Juli 2024 | 21:35 WIB

Arya Wedakarna sampaikan duka mendalam atas wafatnya Ida Pedanda Wayahan Bun
Arya Wedakarna sampaikan duka mendalam atas wafatnya Ida Pedanda Wayahan Bun

BALIEXPRESS.ID-Kepergian Ida Pedanda Wayahan Bun dari Griya Sanur Pejeng, Kecamatan Tampakiring meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan masyarakat luas.

Salah satunya bagi senator RI terpilih I Gusti Ngurah Arya Wedakarna (AWK).

Melalui akun media sosialnya, Dr. Arya Wedakarna mengungkap duka mendalam atas wafatnya Ida Pedanda Wayahan Bun.

Baca Juga: SIAP-SIAP! Luhut Beri Kabar Berat Bagi Pengguna Pertalite Mulai 17 Agustus Mendatang

AWK menyebut bahwa semasa hidup, Ida Pedanda Wayahan Bun lah yang melaspas Istana Mancawarna Tampaksiring pada tahun 2011 silam.

Lebih lanjut, AWK juga menyebut jika Ida Pedanda Bun lah yang memberikan gelar Ratu Tri Bhuwana Uttungga Dewi kepada Ibu Sukmawati Soekarno Putri pada 11 November 2011 lalu.

Tak hanya itu, AWK juga menyebut bahwa Ida Pedanda Wayahan Bun juga muput karya Ngaben (Nilapati) Bung Karno di Tampaksiring pada 10 November 2011.

Baca Juga: Perpustakaan Nasional RI Bersama Diskerpus Badung Gelar Acara Gerakan Indonesia Membaca

Kala itu dihadiri oleh Sukmawati dan juga Wagub Bali AA Puspayoga saat itu.

“Turut berduka cita, atas wafatnya Ida Pedanda Wayahan Bun (Griya Sanur Pejeng)” tulis Arya Wedakarna.

Sebelumnya, Ida Pedanda Wayahan Bun, yang pernah menjabat sebagai Ketua PHDI Gianyar menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa (9/07/2024).

Sebelum lebar, beliau sempat dirawat di rumah sakit Ari Canti Ubud usai mengalami badan dingin dan sesak selama tiga hari.

Baca Juga: Ida Pedanda Wayahan Bun Lebar; Rupanya Miliki Riwayat Penyakit Serius

Jasad Ida Pedanda kini disemayamkan di gedong Griya. Pihak keluarga telah berembuk dan menyiapkan rangkaian upacara untuk mengantarkan beliau.

Rangkaian upacara dimulai dengan Nyiramin layon (memandikan jenazah) tahap pertama pada 20 Juli yang bertepatan dengan bulan purnama, dilanjutkan Nyiramin layon tahap kedua pada 4 Agustus yang bertepatan dengan tilem atau bulan mati, dan upacara Ngaskara pada 7 Agustus.

Puncak karya palebon akan berlangsung pada 8 Agustus 2024.

 

Editor : Wiwin Meliana
#arya wedakarna #Ida Pedanda Wayahan Bun #duka cita #leberan