BALIEXPRESS.ID- Masyarakat Bali dihebohkan dengan insiden helikopter jatuh di kawasan tebing Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali pada Jumat (19/7/2024).
Helikopter jatuh di lahan warga sekitar pukul 14.37 Wita. Tidak ada korban nyawa dalam kejadian sore itu.
Terdapat lima orang dalam helikopter jatuh tersebut, yaitu warga negara Indonesia bernama Dedi Kurnia (Pilot), Oki (Crew), dan seorang perempuan bernama Eloira Decti Paskilah (penumpang.
Dua orang lainnya merupakan warga negara asing asal Australia, yaitu Russel James Harris (penumpang) dan Chriestope Pierre Marrot Castellat (penumpang).
Helikopter itu jatuh diduga kuat karena terlilit tali atau senar layangan. Sebab, pada rotor baling-baling helikopter melilit tali layangan.
Belakangan beredar kabar bahwa Helikopter Bali Heli Tour PK-WSP tersebut ternyata milik Raffi Ahmad, artis yang dikenal kaya raya.
Dikutip dari JawaPos.com, helikopter tersebut mulai diperkenalkan ke publik sebagai brand bisnis baru milik Raffi Ahmad sekitar tahun 2023.
Helikopter yang berada di bawah naungan Bali Tour ini beralamat di Jalan Melasti, Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.
Dalam website resminya balihelitour.id, terpasang foto Raffi Ahmad bersama istrinya Nagita Slavina yang memperlihatkan background helikopter Bali Helitour.
Helikopter tersebut disewakan dengan harga Rp2 juta hingga Rp 10,2 juta untuk berkeliling Pulau Bali.
Durasi di atas pesawat diperkirakan mulai 12 menit hingga 72 menit.
JawaPos.com menghubungi Prio selaku Prio Bagja Anugerah, manajer Raffi Ahmad untuk mengonfirmasi perihal pesawat yang jatuh di Bali. Namun belum respons. (*)
Editor : I Made Mertawan