Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Berkaitan dengan Pembagian Air untuk Lahan Pertanian, seperti Ini Sejarah Nama Desa Tembuku Bangli

I Made Mertawan • Rabu, 31 Juli 2024 | 15:00 WIB
Air Terjun Tukad Cepung: Keindahan Tersembunyi di Desa Tembuku
Air Terjun Tukad Cepung: Keindahan Tersembunyi di Desa Tembuku

BALIEXPRESS.ID- Desa Tembuku, sebuah desa yang terletak di Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali.

Di balik nama Desa Tembuku,  tersimpan kisah sejarah yang panjang dan menarik.

Dilansir dari website Desa Tembuku, disebutkan bahwa tidak ada catatan tertulis tentang sejarah desa ini.

Namun demikian, keberadaannya bisa ditelusuri dari cerita tokoh-tokoh di desa setempat.

Berdasarkan cerita turun temurun, nama "Tembuku" ternyata berasal dari sebuah alat sederhana yang bernama "Tembukuan".

Alat ini digunakan oleh para leluhur desa untuk membagi air irigasi secara adil ke sawah-sawah mereka.

Konon, pada masa lalu, sekumpulan orang datang ke wilayah yang kini dikenal dengan Desa Tembuku.

Mereka hidup dari pertanian. Namun, mereka menghadapi tantangan.

Bendungan yang mereka buat dirasa tidak adil dalam hal pembagian air untuk mengairi lahannya.  

Untuk mengatasi masalah ini, mereka menciptakan sebuah sistem pembagian air yang adil dengan menggunakan sebatang kayu yang disebut "tembukuan".

Dengan sistem itu, air dapat dialirkan secara merata ke lahan pertanian. Sejak saat itu, masyarakat hidup tentram.

Dari sinilah muncul Tembukuan jadi nama desa. Lama-kelaman, tembukuan menjadi Desa Tembuku yang eksis hingga sekarang.

Desa Tembuku terbagi menjadi 9 dusun atau banjar dinas, yaitu  Dusun Penida Kelod, Tegalasah Kaja, Tembuku Kawan, Tembuku Kaja.

Ada juga Dusun Penida Kaja, Tegalasah, Kedui, Tembuku Sesetan dan Tembuku Bakas. (*)

Editor : I Made Mertawan
#bali #Desa Tembuku #bangli #sejarah