Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Layang-layang vs Helikopter, Wayan Koster; Harus Diatur Agar Sama-sama Bisa Jalan

I Wayan Ananda Mustika Putra • Kamis, 1 Agustus 2024 | 16:00 WIB

Gubernur Bali Periode 2018-2023 Wayan Koster tanggapi soal helikopter terlilit tali layangan
Gubernur Bali Periode 2018-2023 Wayan Koster tanggapi soal helikopter terlilit tali layangan

BALIEXPRESS.ID-- Insiden helikopter terlilit tali layangan telah terjadi 2 kali di Bali.

Hal ini menjadi dilema antara perkembangan jasa wisata di Bali dengan pelestarian tradisi budaya yang telah diwarisi secara turun temurun.

Baca Juga: Sekda Bali Tekankan Peran Orang Tua dan Sekolah dalam Cegah Anak Terlibat Judi Online

Menurut Gubernur Bali Periode 2018-2023 Wayan Koster, tidak ada yang salah antara layang-layang vs helikopter. Cuma perlu diatur agar sama-sama bisa jalan.

“Bukan dilarang (menaikkan layangan), diatur dimana boleh dimana gak,” jelas Koster.

Baca Juga: Kasus Video Intim di Buleleng: Sekda Bali Desak Pembinaan Lebih Ketat di Sekolah

 Dirinya mengatakan sudah ada Perda yang mengatur dimana wilayah itu tidak boleh ada layangan. Seperti misalnya Bandara dan lintasan penerbangan.

 “Perda sudah ada tinggal laksanakan dengan konsisten,” jelasnya.

Namun Koster menegaskan, operasional helikopter juga harus jelas kepentingannya.

Baca Juga: Jejak Sejarah Desa Selulung Kintamani: Dari 7 Jadi 1, Ada Peran Pasek Nyoman Sadri

Jika untuk wisata, helikopter itu seenaknya melintas bebas maka jangan Cuma layang-layang yang diatur.

“Yang melintas juga diatur. Kan kalau dia tertib kan gak mungkin terjadi insiden itu,” tegasnya saat ditemui usai membeberkan haluan pembangunan Bali masa depan 100 Tahun Bali Era Baru di Balai Budaya Gianyar, Rabu (31/7).

 

Editor : Wiwin Meliana
#helikopter #wayan koster #layang layang