Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Festival Tanah Lot Hadirkan Ragam Kuliner Tradisional dan Seni Budaya, Anggaran Rp2,4 Miliar

IGA Kusuma Yoni • Jumat, 16 Agustus 2024 | 14:51 WIB
Parade gebogan, Sunset in Paradise di Tanah Lot masih menjadi daya tarik utama dalam festival Tanah Lot tahun ini. 
Parade gebogan, Sunset in Paradise di Tanah Lot masih menjadi daya tarik utama dalam festival Tanah Lot tahun ini. 

BALIEXPRESS.ID- Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, Bali kembali menyelenggarakan Art and Food Festival tahun ini.

Sesuai jadwal, festival di Tanah Lot ke-5 ini digelar selama 3 hari yaitu pada 23-25 Agustus.

Dalam festival tahun ini, DTW Tanah Lot mengambil tema Pancaka Tirta, yang artinya melestarikan kesucian laut Tanah Lot.

Pimpinan E Production sekaligus ketua panitia acara Anak Agung Ngurah Gede Arya Tenaya menjelaskan konsep Pancaka Tirta diambil karena sesuai dengan komitmen dari DTW Tanah Lot untuk merawat air dan laut yang ada di Tanah Lot sebagai sumber kehidupan.

“Melalui festival ini, kami dari penyelenggara dan Panitia ingin mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kesucian laut Tanah Lot, yang dikenal dengan kesakralannya,” jelasnya Kamis (15/8/2024). 

Adapun Pancaka Tirta itu sendiri,  terdiri dari Tirta Kundalini, Tirta Kamandalu, Tirta Pawirta, Tirta Sudamala, dan Tirta Sanjiwani. 

Kelima tirta ini melambangkan simbol kesucian dan penyucian yang erat kaitannya dengan kepercayaan masyarakat Tabanan.

Sementara itu, Manager DTW Tanah Lot I Wayan Sudiana menjelaskan Art and Food Festival kali ini menelan anggaran sebesar Rp2,4 miliar.

Selama digelarnya festival, DTW Tanah Lot menargetkan jumlah kunjungan sebanyak 8 ribu kunjungan per hari. 

"Untuk kunjungan wisatawan kami targetkan di angka 8 ribu orang, itu hanya dari wisatawan asing dan domestik saja. Namun jika ditotal keseluruhan jumlah kunjungan selama festival mencapai 20 ribu orang per hari," jelasnya.

Untuk festival kali ini, dikatakan Sudiana, akan menyajikan beragam kuliner tradisional yang diproduksi oleh pelaku IKM yang ada di Kecamatan Kediri.

Sementara untuk aktivitas seni budayanya, Festival Tanah Lot juga akan menyelenggarakan parade budaya dan pentas seni.

"Untuk tahun ini, parade Gebogan yang melibatkan 23 Desa Adat yang ada di Kecamatan Kediri atau dikenal dengan Sunset in Paradise masih menjadi daya tarik utama dari Festival tahun ini," lanjutnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #festival #tanah lot #tabanan