Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Mayat Terdampar di Bawah Tebing Pura Uluwatu Bali, Evakuasi Dramatis Menghadapi Tantangan Alam

I Gede Paramasutha • Jumat, 30 Agustus 2024 | 14:22 WIB
Petugas SAR mengevakuasi mayat WNA dari bawah tebing Pura Uluwatu, Kabupaten Badung, Bali pada Kamis (29/8/2024).
Petugas SAR mengevakuasi mayat WNA dari bawah tebing Pura Uluwatu, Kabupaten Badung, Bali pada Kamis (29/8/2024).

BALIEXPRESS.ID- Mayat tanpa identitas ditemukan terdampar di bawah tebing Pura Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung Badung, Bali.

Hingga kini, identitasnya belum diketahui, namun kuat dugaan korban seorang warga negara asing (WNA).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) I Nyoman Sidakarya, informasi mengenai penemuan mayat diterima dari Balawista Badung pada Kamis (29/8/2024) sekitar pukul 17.20 Wita.

Penemuan ini bermula dari laporan seorang saksi mata yang melihat tubuh terdampar di tepi pantai dari atas tebing.

"Jenazah itu pertama kali terlihat terdampar di tepi pantai, yang tak jauh dari batas tebing," ujarnya, Jumat (30/8/2024).

Proses evakuasi melibatkan tujuh personel SAR Basarnas Bali yang dilengkapi dengan peralatan mountaineering.

Selain Basarnas, upaya evakuasi ini juga melibatkan Balawista, Polair Polresta Denpasar, Brimob Polda Bali.

Kemudian ada Bhabinkamtibmas Desa Pecatu, Babinsa Desa Pecatu, perangkat Desa Pecatu, Orari, dan masyarakat setempat.

Evakuasi dari tebing dengan ketinggian 90 meter di atas permukaan laut (MDPL) berlangsung dramatis.

Proses tersebut terkendala oleh kondisi gelap karena penerangan terbatas dan air laut yang mulai pasang.

Bahkan, tubuh korban sempat terseret arus sejauh kurang lebih 10 meter dari dinding tebing.

Untungnya, personel yang turun ke bawah dapat dengan segera menjangkau jenasah tersebut.

"Proses evakuasi harus dilakukan dengan cepat, namun harus tetap berhati-hati mengingat ketinggian tebing sangat ekstrim," tambahnya.

Evakuasi tersebut selesai pada pukul 20.08 Wita. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Prof. Dr. IGNG Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans Sosial Ummat Masjid Agung Palapa.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi korban dan mengetahui penyebab kematiannya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#pura uluwatu #bali #Mayat Tanpa Identitas #Pecatu