BALIEXPRESS.ID-Video viral yang menunjukkan bukit di Kintamani, Bangli dikeruk mendapat tanggapan Niluh Djelantik.
Melalui akun media sosial Instagram barunya @niluh_djelantik, Senator RI Terpilih itu memposting ulang video yang menunjukkan kondisi bukit di Kintamani bopeng karena dikeruk.
Niluh Djelantik pun mempertanyakan siapa yang memberikan izin kepada investor untuk melakukan pengerukan bukit tersebut.
Baca Juga: Warganet Soroti Proses Hukum Kasus Kebakaran Gudang Gas LPG Bandingkan dengan Kasus Landak Jawa
“Siapa yang kasi izin mengeruk bukit? Pemerintah harus klarifikasi!” tulis Niluh Djelantik dikutip pada Kamis (19/09/2024).
Pihaknya pun mengaitkan dua akunnya yang hilang karena menduga ada pihak yang ingin membungkam dirinya bersuara.
Niluh Djelantik yang aktif menyuarakan keadilan untuk rakyat pun harus kehilangan akun Instagram dengan ratusan ribu follower sebanyak dua kali.
“Paham kan mengapa akun @niluhdjelantik dan @pelayanrakyatbali diberangus dibungkam dan dihilangkan?” tulisnya di keterangan video.
Baca Juga: Bawaslu Bangli Ajak Masyarakat Berani Laporkan Dugaan Pelanggaran Pilkada 2024
“Ini adalah akun ketiga yang mbok buat demi tetap bisa bersuara. Kalau akun ini dibungkam lagi kalian tetap temani Mbok, karena mbok akan terus berjuang demi kebenaran sekalipun langit runtuh,”jelasnya.
Sebelumnya, sebuah video yang menunjukkan bukit di Kecamatan Kintamani, Bangli, dikeruk viral di media sosial (medsos).
Hal itu pun langsung memantik perhatian warganet. Beragam komentar pun muncul.
Baca Juga: Naser Ternyata Pelaku Pencurian di Dua Pura di Tabanan, Tak Hanya di Pura Dalem Purwa
Ada yang menyoroti soal isu pelestarian alam, mempertanyakan izin pengerukan, hingga mendesak pemerintah untuk segera bertindak.
Editor : Wiwin Meliana