Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Diduga Mengantuk, Pengemudi Pikap Tewas Usai Senggol Truk Hino di Jalan Denpasar - Gilimanuk

I Gde Riantory Warmadewa • Selasa, 8 Oktober 2024 | 21:43 WIB
RINGSEK : Kondisi kendaraan pikap usai mengalami kecelakaan di Jalan Utama Denpasar-Gilimanuk KM 120 - 121, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Senin (7/10/2024).
RINGSEK : Kondisi kendaraan pikap usai mengalami kecelakaan di Jalan Utama Denpasar-Gilimanuk KM 120 - 121, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Senin (7/10/2024).

BALIEXPRESS.ID – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Utama Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di kilometer 120-121, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Senin (7/10/2024) sekitar pukul 06.00 Wita.

Kecelakaan ini merenggut nyawa seorang pengemudi pikap asal Banyuwangi.

Menurut Kapolsek Gilimanuk, Kompol Komang Mulyadi, penyebab utama kecelakaan ini diperkirakan karena pengemudi pikap, Hadi (21), mengantuk sehingga kehilangan kendali atas kendaraannya.

Pikap bernomor polisi P 8509 VJ yang dikemudikannya melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk. Namun, diduga akibat rasa kantuk, Hadi secara tiba-tiba mengarahkan pikapnya ke kanan, memasuki jalur berlawanan.

Nahas, pada saat yang bersamaan, sebuah truk Hino bernomor polisi N 8259 UR yang dikemudikan oleh Jumari (54) asal Probolinggo, melintas dari arah berlawanan.

Pikap tersebut menyenggol bagian kanan truk, menyebabkan benturan keras yang membuat pikap terpental ke kiri dan keluar dari badan jalan.

Akibat kecelakaan ini, Hadi meninggal dunia di tempat kejadian.

Beruntung, penumpangnya, Riski Saputra, hanya mengalami luka lecet di siku kanan.

Sementara pengemudi truk, Jumari, selamat tanpa mengalami cedera, meskipun truknya mengalami kerusakan di bumper kanan depan dan ban kanan belakang robek.

Kerusakan pada pikap sangat parah, terutama di bagian depan, dengan kabin yang ringsek dan ban depan pecah.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kecelakaan ini, dan kembali mengingatkan pentingnya tidak memaksakan diri berkendara saat merasa lelah atau mengantuk.

 Baca Juga: Dendam Dipecat, Dua Pria Pekalongan Aniaya Mantan Rekan Kerja Pakai Palu dan Rampas Hp di Denpasar

“Rasa kantuk saat berkendara bisa sangat berbahaya. Kami mengimbau pengendara untuk beristirahat jika merasa lelah agar kecelakaan seperti ini tidak terulang,” tegas Kompol Mulyadi.

Editor : Nyoman Suarna
#pikap #kecelakaan #tewas #pengemudi #truk #hino #Denpasar - Gilimanuk #senggol