Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Truk Terjun Bebas di Kebun Warga Pekutatan, Penumpang Patah Tulang Lantaran Terjepit: Diduga Ini Penyebabnya

I Gde Riantory Warmadewa • Rabu, 9 Oktober 2024 | 00:36 WIB
EVAKUASI : Proses evakuasi penumpang truk box L 9574 UT yang terjun bebas ke kebun warga Banjar Dalem, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Selasa (8/10/2024).
EVAKUASI : Proses evakuasi penumpang truk box L 9574 UT yang terjun bebas ke kebun warga Banjar Dalem, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Selasa (8/10/2024).

BALIEXPRESS.ID – Sebuah kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan umum Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Kilometer 60, tepatnya di Banjar Dalem, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa (8/10/2024) sekitar pukul 12.45 Wita itu melibatkan truk box dengan nomor polisi L 9574 UT.

Truk bermuatan kompor itu mengalami kecelakaan akibat hilang kendali (out of control).

Kapolsek Pekutatan Kompol I Putu Suarmadi menjelaskan, truk yang dikemudikan oleh Hari Suwanto, 38, warga Probolinggo, Jawa Timur itu diketahui melaju dari arah Gilimanuk.

Saat tiba di lokasi kejadian, Hari diduga mengantuk sehingga truk keluar jalur dan terguling di area kebun milik warga setempat.

“Sopir truk selamat tanpa luka serius. Namun penumpangnya yang bernama Panut, yang juga berasal dari Probolinggo, mengalami patah tulang di kaki kanan bagian bawah,” ujarnya.

Suarmadi menambahkan, saat tiba di lokasi kejadian, pihaknya langsung melakukan proses evakuasi korban yang terjepit body kendaraan.

Proses evakuasi juga turut melibatkan bantuan derek dari Batu, Desa Yeh Embang serta partisipasi warga sekitar.

“Korban Panut akhirnya berhasil kami evakuasi dan segera dilarikan ke Puskesmas 2 Pekutatan di Desa Gumbrih menggunakan ambulans,” terangnya.

Akibat kejadian itu, arus lalu lintas sempat terganggu karena kerumunan warga yang menonton.

Anggota Polsek Pekutatan melakukan pengaturan lalu lintas untuk mencegah kemacetan parah.

Akhirnya situasi kembali normal sekitar pukul 13.20 Wita setelah proses evakuasi selesai.

“Dari keterangan sopir truk, ia mengaku mengemudikan truk dalam keadaan mengantuk. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, dan arus lalu lintas kembali lancar,” pungkasnya. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#kebun #Terjun #pekutatan #patah tulang #warga #truk #terjepit #penumpang