BALIEXPRESS.ID-Viral di media sosial, sejumlah buruh proyek diamanakan warga Desa Ungasan, Kuta Selatan pada Jumat (22/11/2024) malam.
Dalam video yang dibagikan oleh akun @kutaselatan.news, disebutkan buruh proyek tersebut diamankan usai membuat onar dengan sesama buruh proyek dari bedeng yang berbeda.
Disebutkan bahwa enam buruh berhasil dimanakan.
Baca Juga: Viral! Sepasang Bule Nikmati Hujan di Ubud Bali dengan Berdansa, Curi Perhatian Warganet
Diduga keenam buruh proyek tersebut diamankan usai membuat onar di salah satu proyek di jalan Melasti, Ungasan, Kuta Selatan.
Saat membuat onar, buruh proyek tersebut diduga dalam pengaruh minuman beralkohol.
Dalam video terlihat sejumlah Satlinmas Desa Ungasan mengamankan sejumlah buruh.
Terlihat tangan buruh yang membuat onar tersebut tampak diikat kebelakang.
“Selanjutnya pelaku diserahkan kepada penanggung jawab proyek untuk dibina agar tidak mengulangi perbuatan serupa,” tulis keterangan dalam video dikutip pada Senin (25/11/2024).
Baca Juga: BKSDA Bali Ungkap Penyebab Kematian Ratusan Burung Pipit di Bandara Ngurah Rai, Ternyata...
Peristiwa ini langsung memicu beragam reaksi dari warganet. Beberapa di antaranya menyayangkan sikap para buruh yang diduga mengonsumsi alkohol saat bekerja, yang bisa berisiko membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.
“Kene gen be ade liu jani,” tulis akun @aris_mahardika.
“Lain kali ganti methanol kalau arak Bali terlalu keras,” tulis akun @draco9270.
“Ado-ado gen buruh proyek,” tulis akun @sulas_mi30.
Baca Juga: Fenomena Langka: Ratusan Burung Pipit Mati Usai Pohon Tumbang di Bandara I Gusti Ngurah Rai
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang atau perusahaan terkait peristiwa tersebut.
Namun, kejadian ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan dan pengendalian terhadap perilaku buruh proyek, terutama dalam hal konsumsi alkohol di tempat kerja.
Editor : Wiwin Meliana