Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bali Masuk Daftar No List Fodor’s Travel, Buleleng Ambil Peluang Paket Wisata 3B

Wiwin Meliana • Selasa, 3 Desember 2024 | 18:01 WIB

Buleleng menjadi salah satu tujuan wisata dalam program paket wisata 3B
Buleleng menjadi salah satu tujuan wisata dalam program paket wisata 3B

BALIEXPRESS.ID-Bali baru-baru ini masuk dalam daftar destinasi "no list" 2025 versi Fodor’s Travel, yang berarti pulau ini dianggap tidak layak dikunjungi pada momen liburan akhir tahun.

Penyebab utama penilaian tersebut adalah masalah kemacetan yang parah dan penanganan sampah yang belum tuntas, khususnya di kawasan Bali Selatan.

Baca Juga: PDI Perjuangan Berjaya di Bali, Loyalis Bayar Kaul Jalan Kaki dari Sumberklampok Hingga Pemaron

Akibatnya, tingkat kunjungan wisatawan ke Bali diperkirakan akan menurun signifikan pada malam tahun baru nanti.

 Meskipun demikian, Dinas Pariwisata Buleleng berupaya memanfaatkan situasi ini dengan menarik perhatian wisatawan untuk berlibur ke Bali Utara, yang masih relatif bebas dari masalah kemacetan dan sampah.

Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, menyebutkan bahwa survei Fodor’s Travel yang memasukkan Bali dalam "no list" masih bias, karena hanya dilakukan di kawasan Bali Selatan.

Baca Juga: Promo Pilkada Dongkrak Penjualan di Astra Motor Bali, Sehari Hampir 50 Unit Sold Out

Sementara itu, Bali Utara, termasuk wilayah Buleleng, masih menawarkan pengalaman wisata yang lebih tenang dan nyaman.

“Fodor’s hanya melakukan survei di Bali Selatan, sedangkan Bali Utara masih sangat layak untuk dikunjungi, bebas macet dan masalah sampah. Kami akan berupaya menarik wisatawan untuk berlibur di Buleleng melalui paket wisata Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara," ujar Dody pada Minggu (1/12/2024).

Dody juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pembicaraan dengan Kementerian Pariwisata dan staf ahli presiden untuk mendiskusikan strategi redistribusi wisatawan, khususnya ke Bali Utara.

 Salah satu rencana yang mencuat adalah pengembangan paket wisata 3B, yang menghubungkan Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara.

Baca Juga: WNA di Bali Kabur Usai Makan Tanpa Membayar di Restoran Uluwatu, Modus Kartu Kredit Terblokir

Program paket wisata 3B ini, yang diluncurkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno pada 21 September 2024, bertujuan untuk mengalihkan sebagian wisatawan dari Bali Selatan ke Bali Utara.

 Rute wisata ini dimulai dari Pantai Boom di Banyuwangi, dilanjutkan ke Pemuteran, dan berakhir di Lovina.

Untuk mendukung pengembangan pariwisata di Bali Utara, Kementerian Pariwisata juga sedang merancang anggaran untuk pembangunan floating pontoon sebagai tempat sandar kapal cepat.

Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan daya tarik wisata di Bali Utara, tetapi juga dapat membantu mengurangi kemacetan dan kepadatan di Bali Selatan.

Dengan upaya ini, Dinas Pariwisata Buleleng optimis dapat menarik lebih banyak wisatawan ke Bali Utara dan memanfaatkan peluang yang muncul dari masuknya Bali dalam daftar "no list" Fodor’s Travel.

 

TINJAUAN: Wali Kota Magelang didampingi Kepala DPRPU saat meninjau perbaikan selokan.
TINJAUAN: Wali Kota Magelang didampingi Kepala DPRPU saat meninjau perbaikan selokan.
Editor : Wiwin Meliana
#bali #dikunjungi #tak layak #wisata #buleleng