Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dalam Sehari, BPBD Klungkung Tangani 15 Titik Bencana Alam Akibat Hujan dan Angin Kencang

I Dewa Gede Rastana • Rabu, 11 Desember 2024 | 16:24 WIB

BENCANA : Salah satu titik bencana pohon tumbang yang terjadi di Klungkung, Selasa (11/12/2024).
BENCANA : Salah satu titik bencana pohon tumbang yang terjadi di Klungkung, Selasa (11/12/2024).

BALIEXPRESS.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung melaporkan penanganan 15 titik bencana alam yang terjadi pada Selasa (10/12/2024).

Bencana yang didominasi oleh pohon tumbang dan kerusakan infrastruktur akibat angin kencang ini pun menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit. Namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.


Berdasarkan data yang diperoleh dari BPBD Klungkung, 15 titik bencana alam tersebut diantaranya pohon tumbang di Dusun Payungan, Desa Selat, yang menghalangi akses jalan. Kemudian pohon tumbang di Dusun Buayang, Desa Gunaksa yang juga menghalangi akses jalan.

Ada pula pohon tumbang di Dusun Gunungrata, Desa Getakan, pohon tumbang di jalan menuju Pura Watuklotok, pohon tumbang di Jalan Sedap Malam, pohon tumbang di jalan menuju Pantai Klotok, pohon tumbang di Akah, Klungkung, pohon tumbang di Sidayu Losan, pohon tumbang di Jalan Setiabudi, pohon tumbang menimpa tembok warga di Desa Dawan Klod, dan pohon tumbang di Jalan menuju Pura Watuklotok.


“Untuk penanganan pohon tumbang ini kita kerahkan 2 unit mobil rescue BPBD Klungkung dan BPBD Provinsi Bali dengan menggunakan 3 unit gergaji mesin,” ujar Kepala BPBD Klungkung I Putu Widiada, Rabu (11/12/2024).


Selain itu, sebuah pohon mangga tumbang di areal parkir Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan di Jalan Raya Desa Takmung. Pohon tumbang menimpa 1 unit mobil Avansa dan 1 unit sepeda motor.


Tak hanya itu saja, angin kencang juga mengakibatkan kanopi milik warga di Jalan Raya Gunaksa roboh. Serta rumah warga di Jalan Ngurah Rai, Semarapura Tengah dai di Desa Dawan Kelod juga tertimpa pohon. “Untuk kerugian material secara keseluruhan belum bisa kita simpulkan, tapi untuk rumah warga yang tertimpa pohon ada yang kerugiannya mencapai Rp200 Juta,” imbuhnya.


Ditambahkannya jika untuk saat ini 15 titik bencana ini sudah dapat ditangani oleh pihaknya. Kendatipun demikian pihaknya mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga karena bencana alam bisa terjadi kapan saja.

“Karena cuaca saat ini tidak bisa kita prediksi, dan sering kali hujan disertai angin kencang, maka kami imbau masyarakat untuk senantiasa siaga dan waspada,” tandasnya. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bencana #angin kencang #bpbd klungkung #sehari #pohon tumbang #hujan