Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

WASPADA! Musim Hujan, Ini Daftar Wilayah di Tabanan yang Rawan Longsor dan Banjir

Wiwin Meliana • Rabu, 18 Desember 2024 | 17:39 WIB

BPBD Tabanan mengimbau agar warga meningkatkan kewaspadaa di musim penghujan
BPBD Tabanan mengimbau agar warga meningkatkan kewaspadaa di musim penghujan

BALIEXPRESS.ID-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, seiring dengan cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut, berupa hujan deras dan angin kencang.

Baca Juga: BRI Optimalkan Layanan Keuangan Lewat 1 Juta AgenBRILink saat Nataru

Menurut analisis dari BMKG, puncak hujan diprediksi akan terjadi pada bulan Desember 2024 hingga Januari 2025, yang meningkatkan risiko terjadinya bencana alam.

Kepala BPBD Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri, menyatakan bahwa beberapa wilayah di Tabanan sudah mengalami bencana tanah longsor dan pohon tumbang akibat cuaca buruk.

"Kami imbau warga untuk waspada terhadap bencana alam, baik itu banjir, longsor, angin kencang, petir, maupun pohon tumbang," ujar Giri dalam keterangannya pada Senin (16/12/2024).

Baca Juga: Dimulai dengan HIPMI Goes to Village, HIPMI Klungkung Bakal Tutup GAPES dengan Konser Musik

Menurut BPBD, beberapa kecamatan di Tabanan merupakan wilayah rawan bencana tanah longsor, di antaranya Kecamatan Baturiti, Penebel, Pupuan, dan Selemadeg.

 Sementara itu, kecamatan yang rawan banjir akibat luapan air hujan dan genangan antara lain Kecamatan Kediri, Kerambitan, dan Tabanan.

Angin kencang dan pohon tumbang juga menjadi ancaman yang hampir merata di seluruh wilayah Tabanan. Giri mengimbau agar masyarakat memotong dahan pohon yang rapuh atau mati untuk mengurangi potensi bahaya.

 "Pohon yang kering dan rapuh sebaiknya segera dipangkas," ungkapnya.

Selain itu, Kapolres Tabanan, AKBP Cintra Candra Kesuma, juga menyampaikan imbauan serupa. Ia meminta masyarakat untuk menghindari aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak, terutama saat cuaca hujan dan angin kencang.

Baca Juga: Belasan Miliar Anggaran Pilkada 2024 Tersisa, KPU Badung Rancang Gelar ‘Syukuran’

"Berkendara atau bepergian saat cuaca buruk sebaiknya dihindari, dan kami juga mengingatkan agar tidak berteduh di bawah pohon," ujar Kapolres.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk memantau perkembangan cuaca melalui informasi resmi dari lembaga terkait, seperti BMKG, agar dapat mengambil langkah antisipasi yang tepat.

Warga diharapkan selalu waspada dan siap menghadapi potensi bencana alam selama cuaca ekstrem ini berlangsung.

 

Editor : Wiwin Meliana
#cuaca ekstrem #bpbd tabanan #banjir #longsor