BALIEXPRESS.ID-Viral di media sosial aksi bentrokan yang diduga melibatkan warga lokal dan warga pendatang di Bali.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, bentrokan tersebut terjadi di Jalan Wibisana, Denpasar.
Terlihat dalam video yang dibagikan oleh akun @infobadungterkini.id., sejumlah pemuda terlibat cekcok di sebuah jalan kecil di wilayah Denpasar.
Belum diketahui secara pasti kronologi dari bentrok yang dimelibatkan warga lokal dan pendatang tersebut.
Namun diduga aksi tersebut diduga terjadi lantaran salah paham karena seorang pendatang tak terima saat menabrak pengendara lain.
Baca Juga: Diduga Kerap Palak Sopir, Preman Ini Dikerjai Sopir Truk Hingga Ketakutan
“Kronologi sementara kejadian ini dimulai ketika pendatang ini menabrak di daerah Jalan Wibisana dan menelpon orang sekitar. Ketika para rekan pendatang ini datang, kerusuhan pun tak bisa dihindarkan,”jelas keterangan dalam video dikutip pada Sabtu (04/01/2025).
Penyebab dari kerusuhan ini juga diperkuat dengan pengakuan dari akun yang mengaku sebagai kerabat dari korban.
Dalam kolom komentar, akun @mira_salon 08 menyebut bahwa korban merupakan adiknya sendiri.
Kejadian berawal saat sang adik ditabrak dari belakang oleh si pelaku.
Baca Juga: Toilet Jorok di Penelokan Viral, Niluh Djelantik Sentil Dinas Pariwisata Bangli
Meski sudah menabrak, akan tetapi si pelaku tidak mau mengakui kesalahan dan justru minta ganti rugi.
“Tiba-tiba si pelaku menelpon temannya dibilang dirinya di kroyok, datanglah teman-teman si pelaku langsung main serbu dan main keroyok begitu saja,” jelas akun @mira_salon08.
Sontak saja, unggahan tersebut mendapat beragam komentar warganet di media sosial.
“Ini akibat bila penegak hukum selalu melakukan pembiaran terhadap masalah keributan antar pendatang dan warga lokal,” jelas akun @bmargunadi.
Baca Juga: Lebih Praktis, RSUD Bangli Dorong Penggunaan Mobile JKN untuk Pendaftaran Online
“Ane sing misi plat dibelakang ne memang meresahkan,” tulis akun @Widnong.
“Ujung-ujungnya damai, besok bikin ulah lagi,” tulis akun @agungsurya5.
Editor : Wiwin Meliana