Sosok I Nengah Sudana Wiryawan: Satpol PP Karangasem yang Juga Wasit Karate Bertaraf Internasional!
I Wayan Adi Prabawa• Selasa, 4 Februari 2025 | 03:28 WIB
I Nengah Sudana Wiryawan
BALIEXPRESS.ID – Menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) tak menghalangi I Nengah Sudana Wiryawan untuk tetap menekuni dunia karate, olahraga yang telah digelutinya sejak masa sekolah.
Meski sibuk dengan tugasnya di Satpol PP Karangasem, pria yang akrab disapa Keped ini tetap aktif dalam dunia bela diri dan bahkan menjabat sebagai Ketua Wasit Forki Bali sejak 2014.
Satu-Satunya Wasit Internasional dari Gumi Lahar
Tak sekadar hobi, Keped telah menorehkan prestasi sebagai satu-satunya wasit karate bertaraf internasional dari Karangasem.
Dengan pengalaman dan kompetensi tinggi, ia kerap dipercaya untuk memimpin pertandingan karate di berbagai ajang bergengsi, baik di Bali maupun luar daerah.
Selain mengawal jalannya pertandingan, pria asal Dukuh Penaban, Karangasem ini juga aktif membina atlet-atlet karate muda di Bali.
Perannya semakin diperhitungkan di dunia karate berkat jam terbang tinggi dan pengalamannya sebagai wasit AKF (Asian Karate Federation).
Dari Atlet ke Wasit Internasional
Lahir pada 16 September 1972, Keped telah mengenal karate sejak duduk di bangku SMA. Lima tahun menjadi atlet, ia kemudian memilih beralih menjadi wasit.
“Usia tidak memungkinkan saya terus menjadi atlet, maka saya memutuskan menjadi wasit agar tetap bisa berkontribusi di dunia karate,” ujarnya.
Tak main-main, untuk meraih kualifikasi wasit internasional, ia telah menjalani ujian di berbagai negara seperti Vietnam, Uzbekistan, dan Kazakhstan.
Terakhir, pada tahun 2024, ia mengikuti ujian wasit AKF di Kazakhstan.
Tetap Profesional di Satpol PP Karangasem
Meski berkarier di dunia karate, tugasnya sebagai ASN di Satpol PP Karangasem tetap ia jalankan dengan penuh tanggung jawab.
Saat ini, Keped menjabat sebagai Kasi Pengembangan Kapasitas SDM Satpol PP Karangasem.
“Pekerjaan utama tetap menjadi prioritas. Aktivitas karate biasanya saya lakukan di hari libur, kecuali saat ada event besar seperti PON,” ungkap suami dari Ni Nyoman Restu Yuniarti ini.
Dedikasi Keped di dua bidang yang berbeda ini menjadi bukti bahwa passion dan tugas negara bisa berjalan beriringan. ***