SINGARAJA, BALI EXPRESS - Ni Wayan Parlina Dewi resmi dilantik sebagai anggota DPRD Kabupaten Buleleng periode terbaru. Sebagai pendatang baru dari Partai Golkar, ia membawa semangat dan pengalaman panjang di dunia pendidikan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan.
Perempuan kelahiran 20 Agustus 1978 asal Desa Kekeran ini memiliki latar belakang akademik yang kuat di bidang Agama Hindu. Ia menempuh pendidikan hingga meraih gelar sarjana di bidang tersebut dan mengabdikan dirinya sebagai guru agama Hindu di SMA Negeri 2 Banjar.
Sebagai seorang pendidik, ia merasakan langsung berbagai tantangan dalam dunia pendidikan, mulai dari sistem zonasi hingga sulitnya mendapatkan sekolah yang sesuai bagi siswa. Pengalaman inilah yang menjadi salah satu dorongan utama bagi Parlina Dewi untuk terjun ke dunia politik.
“Pendidikan harus menjadi prioritas, terutama dalam memastikan akses yang lebih mudah bagi anak-anak kita untuk mendapatkan sekolah yang layak. Saya melihat sendiri betapa sulitnya saat ini, baik dari jalur zonasi maupun prestasi,” ujar Parlina Dewi.
Baca Juga: Empat Kali Terpilih jadi Anggota DPRD Buleleng, Ini Profil Kadek Turkini Srikandi PDIP Buleleng
Sebelum mencalonkan diri sebagai anggota dewan, ia merupakan tenaga pendidik kontrak di bawah Pemerintah Provinsi Bali. Demi fokus dalam perjuangannya di DPRD, ia resmi mengundurkan diri sejak masa pendaftaran sebagai calon legislatif. Langkah ini diambil sebagai bentuk keseriusannya dalam memperjuangkan kebijakan yang lebih baik, khususnya di bidang pendidikan.
Bergabung dengan Partai Golkar, Parlina Dewi harus menghadapi persaingan politik yang cukup ketat. Namun, berkat dukungan besar dari masyarakat Kecamatan Banjar, ia berhasil meraih kepercayaan dan mendapatkan kursi di DPRD Kabupaten Buleleng. Ia juga menjadi satu-satunya perempuan yang berhasil maju dari partainya, sebuah pencapaian yang patut diapresiasi.
Sebagai anggota Komisi IV DPRD Buleleng yang membidangi pendidikan, ia berkomitmen untuk memperjuangkan kebijakan yang lebih berpihak kepada siswa dan tenaga pendidik.
“Saya ingin memastikan pendidikan yang lebih inklusif, akses yang lebih mudah bagi anak-anak untuk bersekolah, serta kesejahteraan para guru yang lebih baik,” tegasnya.
Baca Juga: Tak Mau Mendebat, dengan Bukti Luh Hesti Ranitasari Patahkan Cibiran
Dengan semangat dan pengalaman yang dimilikinya, Ni Wayan Parlina Dewi siap membawa perubahan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Buleleng, khususnya dalam bidang pendidikan. Kini, Parlina Dewi duduk di Komisi IV DPRD Buleleng. Harapan besar bertumpu padanya untuk mewujudkan sistem pendidikan yang lebih baik dan lebih adil bagi semua. ***
Editor : Dian Suryantini