BALIEXPRESS.ID-Anggota DPD RI Bali, I Gusti Arya Wedakarna dibuat geram dengan aksi penganiayaan yang dilakukan sejumlah bule kepada sekuriti di Berawa, Kuta Utara, Bali.
Melalui akun media sosialnya, Arya Wedakarna pun mempertanyakan terkait sistem keamana di lokasi kejadian.
Baca Juga: NGERI! Detik-Detik Sekuriti Dianiaya Tiga Bule Berbadan Kekar di Berawa
Hal ini mengingat di wilayah tersebut kerap terjadi aksi kriminalitas tinggi.
“Jeg sing ngerti sama keamanan di sana,” tulis AWK dikutip pada Rabu (12/02/2025).
Bahkan sebelumnya, sempat viral pelecehan terhadap sulinggih di Finns Beach Club yang berada di dekat lokasi penganiayaan tersebut.
Belum lagi aksi dugaan pelecehan terhadap simbol agama Hindu di Atlas Beach Club.
Baca Juga: Keributan di Finns Beach Club Diawali Bule Bikin Onar, Hajar Sekuriti Sampai Patah Gigi
Lebih lanjut, AWK menyatakan akan mengusulkan untuk membangun pos bersama TNI/Polri dan pecalang.
“Jika perlu aparat dipersenjatai,” ungkapnya.
Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan dugaan aksi penganiayaan yang dilakukan oleh sejumlah bule kepada seorang sekuriti.
Kejadian tersebut terjadi di sekitar jalan Berawa, depan Finns Beach Club pada Selasa (11/02/2025).
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat seorang sekuriti tengah dihajar oleh tiga orang bule berbadan kekar.
Sekuriti itu tampak dipegang oleh seorang bule, kemudian salah satu bule memukul petugas keamanan tersebut.
Bahkan terlihat satu bule memukul kepala sekuriti dengan menggunakan benda tumpul.
Kejadian menegangkan itu kemudian membuat sejumlah sekuriti yang berada di sekitar lokasi turun tangan.
Terlihat sejumlah sekuriti mencoba membantu menyelamatkan kawannya.
Usai sejumlah sekuriti turun tangan, salah satu petugas keamanan yang sempat dianiaya akhirnya bisa diselamatkan.
Baca Juga: Kunjungi IKN, Hotman Paris Ingin Bangun Klub Malam, Tegaskan Proyek Tak Mangkrak
Belum diketahui kronologi kejadian hingga menimbulkan bentrok yang melibatkan banyak pihak tersebut.
Editor : Wiwin Meliana