Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ratusan Warga Bangli Jadi PMI, Ini Faktor Pendorong dan Negara Tujuannya

I Made Mertawan • Sabtu, 8 Maret 2025 | 18:07 WIB
Ilustrasi PMI.
Ilustrasi PMI.

BALIEXPRESS.ID- Minat masyarakat Bangli untuk bekerja di luar negeri terbilang tinggi.

Setiap tahun, jumlahnya terus meningkat, meski tidak signifikan. Hal ini diungkapkan oleh Plt Kepala Bidang Pengembangan Tenaga Kerja Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Bangli, Ni Nengah Mudiastini.

Menurut Mudiastini, ada berbagai faktor yang mendorong warga Bangli merantau ke luar negeri.

Salah satunya adalah iming-iming gaji yang lebih besar dibandingkan di dalam negeri.

Selain itu, terbatasnya lapangan pekerjaan di sektor swasta di Bangli juga menjadi pemicu.

“Sebagian besar yang bekerja di luar negeri adalah anak muda,” ujar Mudiastini, Jumat (7/3/2025).

Berdasarkan data tahun 2024, jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bangli mencapai 918 orang.

Meski tidak merinci data tahun sebelumnya, Mudiastini meyakini ada tren peningkatan.

Banyak dari mereka yang termotivasi ikut berangkat setelah melihat temannya sukses bekerja di luar negeri.

Adapun negara tujuan utama PMI asal Bangli pada tahun 2024 adalah Italia, Jepang, dan Turki.

Selain itu, beberapa di antaranya juga bekerja di Rusia, Selandia Baru, Maladewa, Tiongkok, dan negara lainnya.

“Mereka ada yang bekerja di kapal pesiar dan sektor lain,” terangnya.

Untuk mencegah permasalahan di luar negeri, terutama terkait legalitas, dinas setempat, lanjut Mudiastini, rutin memberikan pembekalan kepada siswa yang mengikuti pelatihan di Lembaga Pelatihan dan Kursus (LPK) di Bangli.

Salah satu hal yang ditekankan adalah pentingnya mematuhi aturan yang berlaku dan memastikan keberangkatan mereka resmi, agar tidak menjadi PMI ilegal.

“Dulu sering ke sekolah-sekolah. Sekarang fokus di LPK,” tandasnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bangli #pmi