BALIEXPRESS.ID-Momen memilukan kakak-beradik menangis histeris karena kehilangan motor kesayangannya viral di media sosial.
Kejadian yang terjadi di Banjar Dinas Antapura, Desa Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali itu sempat viral di media sosial.
Baca Juga: Pencurian Siang Bolong Terekam CCTV di Ubud, Pria Paruh Baya Bawa Kabur Tas Warga
Dalam Sebuah video viral memperlihatkan kakak beradik menangis histeris saat melihat sepeda motor mereka hangus terbakar.
Api melahap tiga sepeda motor yang terparkir di halaman rumah kosong, yaitu Yamaha NMax DK 3799 UAV milik Luh Rina Ariani (36), Yamaha Mio DK 6483 LJ milik Ketut Sandiawan (38), dan Yamaha Jupiter Z DK 5809 ABE.
Kisah pilu itu akhirnya sampai di telinga seorang youtuber yang dikenal suka berbagai, Willie Salim.
Willie Salim pun berencana membelikan motor baru kepada kakak beradik tersebut.
Melalui akun media sosialnya @willie27_, pria tersebut juga sempat melakukan panggilan video call dengan kakak beradik di Buleleng itu.
Baca Juga: Dampak Efisiensi Anggara, Mobil Dinas Komisioner KPU Bangli Ditarik
“Astaga kasihan banget, jarang lo ngelihat cowo nangis seperti ini, ini pasti hasil kerja kerasnya,” jelas Willie Salim.
Willie Salim pun akan berangkat dari Jakarta ke Bali yang memakan perjalanan hingga 7 jam.
“Ayo gais kita belikan mereka motor baru,” jelas Willie Salim.
Sebelumnya, Momen memilukan terjadi di Banjar Dinas Antapura, Desa Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali.
Sebuah video viral memperlihatkan kakak beradik menangis histeris saat melihat sepeda motor mereka hangus terbakar.
Kejadian yang menghebohkan warga ini sontak menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Baca Juga: Meski Dinyatakan Bebas Etik, Togar Situmorang Kembali Somasi Niluh Djelantik
Luh Rina Ariani mengungkapkan, motor Yamaha NMax yang terbakar dikendarai putranya, Gede Tika Yodiana, pelajar SMKN 1 Tejakula.
Sebelum kejadian, motor sempat dicuci dan diparkir bersama dua kendaraan lain. Saat api muncul, Gede Tika sedang berada di rumah neneknya di seberang sungai.
Saksi mata, Kadek Juliantini, pertama kali melihat asap mengepul dari bagian lampu depan salah satu motor.
Ia segera memberi tahu ibunya, Ketut Sukraning, dan bergegas ke lokasi.
Namun, api sudah membesar dan menjalar ke motor lain sebelum warga berhasil memadamkan kobaran api.
Gede Tika yang tiba di lokasi langsung histeris melihat motor kesayangannya tinggal kerangka. Tangisannya pecah, disusul kakaknya yang tak kuasa menahan sedih.
Editor : Wiwin Meliana