BALIEXPRESS.ID – Warung Makan Nyonyo di Jalan Cemara Nomor 44, Sanur, Denpasar Selatan, dilanda kebakaran pada Minggu, 23 Maret 2025, sekitar pukul 01.30 WITA. Akibat kejadian ini, warung makan beserta seluruh isinya ludes.
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan, berdasar keterangan keterangan saksi ll, Rahul Ensano Sijabat, 24, api pertama kali terlihat saat temannya melintas di depan warung.
"Saat teman saksi hendak pulang ke Seminyak, dia melihat kobaran api di warung Nyonyo dan saksi langsung dihubungi," ujar Sukadi. Maka, Rahul bergegas mengecek ke tempat kejadian perkara (TKP), kemudian menelepon pemilik warung.
Saksi lainnya, Isma Nuartika Sandi, 20, dan Berto Jebarus, 24, yang bekerja di toko dekat lokasi kejadian, juga memberikan keterangan serupa. Mereka mendengar ada yang berteriak kebakaran.
Saat dicek, mereka mendapati api sudah membesar di TKP. "Sehingga, keduanya segera mengevakuasi barang-barang yang ada di toko tempat kerja, seperti tabung gas dan mematikan listrik," tandasnya.
Sementara itu, pemilik warung I Wayan Agus Antara, 43, menjelaskan kepada polisi bahwa warung itu ditutup sekitar pukul 01.00 WITA dan ia pun pulang ke rumah. Tak lama kemudian, ia mendapat telepon dari temannya yang memberitahukan bahwa warungnya terbakar.
Sehingga, Agus Antara bergegas kembali ke lokasi dan mendapati warungnya telah dilalap api.
Berikutnya, sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dari BPBD Kota Denpasar dikerahkan untuk memadamkan api.
Setelah berjibaku selama sekitar satu jam, api berhasil dipadamkan pada pukul 02.45 WITA. "Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan api tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya," tambahnya.
Akibat insiden tersebut, kerugian diperkirakan mencapai Rp 100 juta. Sukadi menyebut penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek listrik.
Lebih lanjut, pemilik Agus Antara, menyatakan bahwa ia mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah dan tidak ingin membuat laporan polisi. (*)
Editor : Nyoman Suarna