BALIEXPRESS.ID – Panitia seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Eselon IIa Kabupaten Bangli, Bali, telah mengumumkan hasil seleksi jabatan Sekda Bangli.
Tiga peserta masuk dalam tiga besar. Salah satunya akan dipilih oleh Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta untuk mengisi posisi Sekda Bangli.
“Peserta yang masuk tiga besar sudah diumumkan sepekan lalu oleh pansel,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Bangli I Made Mahindra Putra, Kamis (3/4/2025).
Mahindra menyebutkan, tahap selanjutnya adalah menyampaikan hasil seleksi dari pansel ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mendapatkan persetujuan.
Setelah itu, bupati akan memilih satu nama yang diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendapatkan rekomendasi pelantikan.
“Persetujuan dari BKN harus turun terlebih dahulu sebelum diajukan ke Kemendagri,” jelas Mahindra.
Sesuai jadwal, pelantikan Sekda Bangli direncanakan pada Sabtu (12/4/2025) mendatang.
Hari tersebut bertepatan dengan Purnama Kadasa yang dalam kepercayaan Hindu dianggap sebagai waktu baik untuk melantik pejabat.
“Sekarang tergantung dari pemerintah pusat,” tambah Mahindra, pejabat asal Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani.
Dari tiga nama yang lolos, Kepala Badan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BKPAD) Bangli I Dewa Bagus Riana Putra meraih nilai tertinggi dengan 80,96.
Di posisi kedua ada Kasat Pol PP Bangli Dewa Agung Putra Suryadarma dengan nilai 78,82.
Terakhir, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bangli yang juga menjabat sebagai Penjabat (Pj) Sekda Bangli I Made Ari Pulasari memperoleh nilai 77,70.
Sementara itu, satu peserta yang gagal melanjutkan ke tahap berikutnya adalah I Wayan Dirga Yusa dengan nilai 77,43.
Seperti diketahui, posisi Sekda Bangli saat ini dijabat oleh I Made Ari Pulasari dengan status sebagai Pj.
Ia merangkap jabatan tersebut setelah Sekda Bangli sebelumnya, Ida Bagus Gede Giri Putra mengundurkan diri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 22 Juli 2024.
Giri Putra memutuskan mundur karena mengikuti proses pencalonan sebagai Bupati Bangli. (*)
Editor : I Made Mertawan