Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Apa Kabar Lanjutan Proyek Shortcut Singaraja-Mengwitani? Begini Jawaban Gubernur Bali Wayan Koster dan Fakta di LPSE

I Putu Suyatra • Minggu, 6 April 2025 | 22:24 WIB

Pembangunan shortcut Singaraja-Mengwitani titik 7D yang dikerjakan tahun lalu. (Istimewa.)
Pembangunan shortcut Singaraja-Mengwitani titik 7D yang dikerjakan tahun lalu. (Istimewa.)

BALIEXPRESS.ID - Di tengah kabar efisiensi anggaran besar-besaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada sejumlah proyek infrastruktur, Gubernur Bali, Wayan Koster, memberikan angin segar.

Ia dengan keyakinan penuh memastikan bahwa proyek jalan shortcut Singaraja-Mengwitani akan terus berlanjut tahun ini.

Kabar ini tentu menjadi jawaban atas kekhawatiran masyarakat, mengingat proyek prestisius yang bertujuan memangkas waktu tempuh Denpasar-Singaraja ini sempat dikabarkan terancam penundaan.

Baca Juga: Pecalang dan Warga Tangkap Terduga Pelaku Pencurian di Pura Dalem Belong, Nyaris Diamuk Massa: Begini Kejadiannya

Namun, saat membuka malam apresiasi seni di RTH Bung Karno, Buleleng, Sabtu (5/4/2025) malam, Gubernur Koster dengan tegas menyatakan kelanjutan proyek tersebut.

"Shortcut terus berlanjut. Tahun ini dikerjakan titik 9-10 sampai tahun 2026," kata Koster, disambut antusias hadirin.

Ia bahkan menambahkan, proyek akan dilanjutkan hingga titik 11-12 yang menghubungkan Desa Padangbulia dengan Desa Ambengan.

Dengan rampungnya seluruh titik shortcut, Gubernur Koster mengklaim perjalanan dari Denpasar ke Singaraja, atau sebaliknya, akan menjadi jauh lebih nyaman dan cepat.

"Biar nggak pakai mules lagi. Astungkara sesuai target. Sekarang sedang proses tender titik 9-10," tegasnya.

Baca Juga: Siap-Siap Era Baru Cari Kerja di Jabar! Gubernur Dedi Mulyadi Hapus Antrean Panjang dengan Sistem Online Canggih!

Menariknya, meskipun Gubernur Koster optimis dan menyebutkan proses tender titik 9-10 sedang berjalan, penelusuran di sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian PU belum menunjukkan adanya tender untuk proyek tersebut.

Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan dan rasa penasaran, bagaimana proyek ini akan tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran dan belum munculnya proses pengadaan resmi.

Proyek shortcut Singaraja-Mengwitani sendiri merupakan inisiatif ambisius yang dirancang sejak 2018 dan direncanakan terdiri dari 10 hingga 12 titik.

Saat ini, beberapa titik seperti 3, 4, 5, 6, 7A-E, dan 8 telah selesai dikerjakan.

Kepastian dari Gubernur Koster ini tentu menjadi harapan baru bagi kelanjutan proyek yang dinanti-nantikan masyarakat Bali Utara dan Selatan. ***

Baca Juga: Daftar Lengkap Makanan Penurun Darah Tinggi: Lezat, Mudah Didapat, Efektif!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#wayan koster #LPSE #shortcut #gubernur bali