BALIEXPRESS.ID-Usai identitas dan akun media sosialnya diungkap oleh Senator Niluh Djelantik, bule penendang pengendara wanita di Canggu pun akhirnya mengunci profil Instagramnya.
Sebelum diungkap, bule dengan akun @smirnov_lv tampak aktif membagikan kegiatannya gym.
Baca Juga: Niluh Djelantik Ungkap Identitas Bule Tendang Wanita di Canggu, Ternyata Kerap Bikin Ulah
Ia kerap membagikan olahraga gymnya di media sosial.
Namun setelah diungkap oleh Niluh Djelantik, akun tersebut kini sudah dikunci.
Sontak saja, hal tersebut membuat Niluh Djelantik semakin yakin bahwa pemilik akun @smirnov_lv sebagai pelaku penendang pengendara wanita di Canggu.
“Kukira suhu ternyata cupu, buruan bungkus pak polisi, untuk pihak Imigrasi @imngurahrai @ditjen_imigrasi @imigrasidenpasar @kemenkumbali, bukti sudah jelas. Jangan tunggu laporan korban,” tulis Niluh Djelantik melalui akun media sosialnya dikutip pada Sabtu (12/04/2025).
Baca Juga: Aksi Brutal Bule di Canggu Terekam CCTV; Tendang Pengendara Wanita Gegara Hal Ini
Lebih lanjut, pihaknya mendesak agar bule tersebut dicekal ke Bali.
“Pasang fotonya di setiap loket di bandara dan cekal. Hari ini dia nendang perempuan, besok apa lagi?” tulisnya.
Sebelumnya, tak butuh waktu lama, Senator Niluh Djelantik akhirnya mengungkap identitas bule yang menendang pengendara wanita di Shortcut Canggu pada Jumat (11/04/2025).
Melalui akun media sosialnya, Niluh Djelantik pun memention akun @smirnov_lv lantaran diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap perempuan di jalan raya.
Hal ini dikuatkan dari jenis motor yang digunakan dan juga plat kendaraan motor tersebut.
Pasalnya, bule tersebut juga sempat membuat onar di jalan raya beberapa waktu lalu.
“Niih coba cek orang ini @smirnov_lv plat DK motornya jelas terpampang. Pak @polsekkutautara, coba cek ciri-ciri, motornya, bajunya. Pengaduan yang mbok lampirkan di postingan ini, mirip kan ama yang nendang perempuan tadi siang?” tulis Niluh Djelantik dikutip pada Sabtu (12/04/2025).
Lebih lanjut, Niluh Djelantik menyebut bahwa bule tersebut juga kerap membuat onar sehingga harus segera ditangkap.
Editor : Wiwin Meliana