Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jenazah Kadek Melly Mudiani Tiba di Bali, Keluarga siapkan Upacara Pengabenan 30 April Mendatang  

I Putu Mardika • Sabtu, 26 April 2025 | 14:44 WIB

 

Jenazah Kadek Melly Mudiani saat tiba di Terminal Cargo International Ngurah Rai Air Port pada Jumat (25/4) sekira pukul 19.30 Wita
Jenazah Kadek Melly Mudiani saat tiba di Terminal Cargo International Ngurah Rai Air Port pada Jumat (25/4) sekira pukul 19.30 Wita
BALIEXPRESS.ID-Jenzah Kadek Melly Mudiani yang meninggal di New Orleans, Amerika Serikat akibat kecelakaan akhirnya tiba di Bali pada Jumat (25/4) sekira pukul 19.30 Wita di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Kedatangan jenazah gadis asal Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng ini diterima oleh DP2MI Bali, Dinas Ketenagakerjaan Buleleng dan keluarga. Jenazah turun di Cargo International Ngurah Rai Air Port.

Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinakertrans) Kabupaten Buleleng, Nyoman Suarjana menjelaskan, Jenazah tiba diterminal kargo internasional bandara Ngurah Rai pada pukul 19.30 Wita.

Kemudian pada pukul 20.30 Wita jenazah baru bisa dikeluarkan dari terminal kargo dan selanjutnya dibawa kerumah duka menggunakan ambulance dari Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng.

“Sampai di rumah duka pada pukul 23.30 wita. Menurut informasi dari pihak keluarga, jenazah almarhum akan diaben pada tanggal 30 April 2025,” kata Suarjana yang juga menjabat Sekertaris Disnakertrans Buleleng ini.

Sementara itu ayah mendiang Kadek Melly Mudiani, Ketut Wandika saat dikonfirmasi pada Sabtu (26/4) membenarkan jika mendiang akan diaben pada Rabu (30/4) mendatang.

Ia pun mengaku tengah mempersiapkan segala keperluan untuk upacara pengabenan.

“Betul (akan diaben, tanggal 30 April, Red). Sekarang sedang persiapan untuk upacaranya,” kata Wandika kepada Bali Express (Jawa Pos Group).

Wandika juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu pemulangan jenazah sang anak hingga sampai ke Bali.

Termasuk semua pihak yang menggalang donasi dan para donatur yang sudah memberikan bantuan untuk kelancaran pemulangannya.

“Saya pribadi mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang sudah banyak membantu. Tentu kami tidak bisa membalas budi baik yang sudah dilakukan. Hanya doa agar semua pihak yang membantu dibalas kebaikannya oleh Tuhan,” kata Wandika.

Seperti diketahui, Kadek Melly Mudiani, warga Bontihing, Kabupaten Buleleng, tewas dalam kecelakaan tragis di St. Claude Avenue, New Orleans, pada Sabtu (29/3) lalu.

Korban, yang baru tiga bulan berada di Amerika Serikat melalui program pertukaran kerja J1, meninggal di lokasi kejadian setelah terlempar dari kendaraan yang dikemudikan pelaku.

Menurut Kepolisian New Orleans (NOPD), kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.19 waktu setempat. Pengemudi, Amindio Castillo Aguilera (21), diduga melaju dengan kecepatan tinggi sebelum menabrak attenuator di dekat persimpangan St. Claude Avenue dan Sister Street.

Benturan keras menyebabkan korban terlempar keluar dari kendaraan dan meninggal di tempat.

Kadek Melly Mudiani merupakan alumni Elizabeth International Hotel Management School dan sebelumnya bekerja sebagai host/hostess di The Trans Resort Bali sebelum berangkat ke Amerika Serikat. (dik)

 

Editor : I Putu Mardika
#bontihing #kecelakaan #Kadek Melly Mudiani #kubutambahan #amerika serikat #new orleans