BALIEXPRESS.ID – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan penolakan terhadap ijazah milik pelamar kerja asal Sumba yang diduga mencari pekerjaan di Bali.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @denpasarcerita, tampak dokumen lamaran, termasuk ijazah, dicoret dengan tulisan tangan berbunyi "Tolak Sumba" dan "Tidak Terima", memicu perhatian dan kecaman warganet.
Baca Juga: Bupati Satria Tegaskan Komitmen Deteksi Dini Cegah Penyakit dan Kawasan Tanpa Rokok di Klungkung
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Setiawan mengatakan, pihaknya telah mengirimkan tim dari Disnaker yang ditugaskan untuk menyelidiki kasus tersebut.
“Untuk info ini sudah saya tugaskan tim dari Kepala Bidang Hubungan Industrial Wasnaker dan Kepala Bidang Ibu Penta, untuk melakukan pendalaman, mohon dibantu data atau informasi,” katanya, Rabu (30/4).
Setiawan menambahkan, bagi pelamar kerja yang mendapatkan perlakuan rasisme dapat melaporkan hal tersebut ke Disnaker Kabupaten/Kota sesuai dengan tempat atau lokus Badan Usaha atau Pemberi Kerja melakukan aktifitas kerja.
“Sampaikan data dukung dan permasalahan untuk memperoleh solusi atau tanggapan. Peranan penting bagi instansi yang memberikan izin usaha kepada BU atau Pemberi Kerja untuk melakukan monev dan pembinaan,” tegasnya.(***)
Editor : Rika Riyanti