Longsor dan Pohon Tumbang Tutup Jalur Denpasar-Singaraja, Ada Apa?
IGA Kusuma Yoni• Rabu, 7 Mei 2025 | 13:03 WIB
Proses evakuasi tanah longsor dan pohon tumbang di jalan jurusan Denpasar-Singaraja, tepatnya di wilayah Banjar Batunya Desa Batunya Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan.
BALIEXPRESS.ID – Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Kabupaten Tabanan, Bali, pada Selasa (6/5) sore kemarin membawa dampak yang tak terduga.
Sebuah peristiwa tanah longsor dan pohon tumbang secara tiba-tiba memutus akses utama jalan jurusan Denpasar-Singaraja, tepatnya di kawasan Banjar Batunya, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti.
Kejadian yang terjadi sekitar pukul 16.30 WITA ini sontak membuat arus lalu lintas dari kedua arah lumpuh.
Material longsor berupa tanah dan bebatuan bercampur dengan reruntuhan pohon yang tumbang, menutup sebagian besar badan jalan.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Baturiti, Kompol I Komang Agus Sudarsana, membenarkan peristiwa tersebut.
Beliau menjelaskan bahwa derasnya hujan menjadi pemicu utama terjadinya bencana alam ini.
"Peristiwa terjadi pada hari Selasa sore tepatnya pada pukul 16.30 WITA, saat itu hujan deras terjadi di kawasan tersebut, sehingga menyebabkan tanah longsor disertai dengan pohon tumbang yang menutupi badan jalan utama Denpasar-Singaraja," ungkap Kompol Agus Sudarsana.
Respon Cepat! Polisi dan BPBD Turun Tangan
Mendapatkan laporan dari masyarakat, aparat kepolisian dari Polsek Baturiti bergerak cepat menuju lokasi kejadian bersama dengan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan.
Dengan sigap, petugas gabungan bahu-membahu membersihkan material longsor dan menyingkirkan pohon tumbang yang menghalangi jalan.
Di tengah upaya pembersihan, petugas kepolisian juga melakukan pengaturan lalu lintas untuk meminimalisir dampak kemacetan yang sempat terjadi.
"Kami langsung mengerahkan personel untuk membantu evakuasi agar jalur Denpasar-Singaraja ini bisa segera kembali normal dan aman dilalui. Karena pasca peristiwa tersebut, sempat terjadi kepadatan arus lalu lintas dari kedua arah," lanjutnya.
Syukur Tak Ada Korban Jiwa, Warga Diimbau Waspada!
Kabar baiknya, Kompol Agus Sudarsana memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tanah longsor dan pohon tumbang ini.
Namun demikian, pihak kepolisian tetap mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi wilayah Baturiti yang dikenal rawan terhadap bencana alam saat musim hujan.
"Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor dan pohon tumbang, terutama saat kondisi cuaca ekstrem," tegasnya.