Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ketua DPRD Karangasem Tolak Ormas GRIB: Alasannya Sederhana

I Wayan Adi Prabawa • Jumat, 9 Mei 2025 | 00:52 WIB
Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika.
Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika.

BALIEXPRESS.ID – Keberadaan organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya terus menjadi sorotan publik, termasuk di Kabupaten Karangasem.

Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika, secara tegas menyatakan penolakannya terhadap kehadiran ormas tersebut di wilayahnya.

Politisi PDIP itu menegaskan, kondisi keamanan dan ketertiban di Karangasem selama ini berjalan aman dan kondusif tanpa kehadiran ormas eksternal.

“Kami di Karangasem tidak membutuhkan ormas tambahan. Keamanan wilayah sudah dijaga oleh pecalang di setiap desa adat, yang bekerja sama secara sinergis dengan TNI dan Polri,” tegas Suastika, Kamis (8/5).

Menurutnya, keberadaan pecalang yang merupakan bagian dari struktur adat Bali, telah terbukti menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban, budaya, dan kearifan lokal.

“Pecalang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga estetika dan nilai-nilai adat melalui sistem Bankamda (Bantuan Keamanan Desa Adat) yang didukung Pemprov Bali,” jelasnya.

Program Bankamda sendiri merupakan kemitraan strategis antara desa adat, kepolisian, dan masyarakat dalam menjaga keamanan Pulau Dewata.

Ia menilai, kehadiran ormas luar seperti GRIB tidak relevan dengan struktur sosial dan keamanan yang telah mapan di Bali.

Dengan munculnya isu keberadaan GRIB di Karangasem, Suastika mengimbau seluruh masyarakat untuk memperkuat ketahanan dari dalam dan menjaga ketertiban di wilayahnya masing-masing.

“Kita harus solid dari dalam, menjaga kearifan lokal, dan tidak perlu ketergantungan pada ormas luar,” tandasnya. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#DPRD #pecalang #GRIB #karangasem #tolak #Ketua