BALIEXPRESS.ID-Beberapa waktu lalu, media sosial sempat dihebohkan dengan aksi nyeleneh WNA di Bali.
Dalam video yang beredar, terlihat dua orang WNA naik ke atas Kap mobil BMW yang tengah melaju di jalan raya.
Baca Juga: Pemotor Tewas dalam Kecelakaan Tragis, Hantam Truk Mogok saat Jalanan Masih Berkabut
Sontak aksi tersebut menjadi sorotan lantaran dinilai melanggar aturan berlalu lintas.
Usai viral, polres Badung pun merespons video tersebut.
Usai melakukan penyelidikan, Polres Badung akhirnya mengamankan kedua WNA tersebut.
Kedua WNA tersebut bernama Dennis Valley berasal dari Kanada dan Lux Benjamin yang merupakan warga negara Inggris.
Dalam video terbaru, terlihat kedua WNA tersebut meminta maaf dan menyesali perbuatannya.
Baca Juga: Mulai Berlaku! DLH Karangasem Tak Angkut Sampah Campur, Ini Jadwal dan Aturan Barunya
Oleh seorang translator, keduanya telah mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada masyarakat Bali yang merasa dirugikan.
“Para pihak sepakat untuk meminta maaf dan mobil ini baru dua hari mereka sewa,” jelas seorang translator dikutip pada Kamis (15/05/2025).
Sementara seorang sopir yang mengendarai mobil BMW tersebut pun juga menyampaikan permohonan maaf terhadap warga Canggu.
“Saya sebagai sopir mobil tersebut meminta maaf karena tidak bertindak tegas terhadap penumpang saya,” jelasnya.
Unggahan video tersebut pun mengundang beragam komentar dari warganet yang memberikan apresiasi kepada kepolisian.
Baca Juga: Kecelakaan Tragis Dini Hari! Pemuda 21 Tahun Tak Tertolong, Motor Ditemukan di Dekat Tiang
“Terimakasih Pimpinan Polres Badung beserta jajaran yang telah menindak dengan tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, semoga menjadi pembelajaran bagi WNA lain yang sedang atau akan berlibur ke Bali agar tertib dan patuh aturan,” tulis akun @harisfaisal_hf.
“WNA yang mau numpang hits vira secara cepat dan mudah hanya perlu minta maaf dan akan semakin banyak WNA yang mengikuti cara gampang tsb, masukin sel 3 hari paling ga, pang kapok,” tulis akun @wayan_jangki.
Editor : Wiwin Meliana