Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

100 Hari Kepemimpinan Adi Arnawa – Alit Sucipta, Realisasikan Janji Politik: Ini Deretan Program yang Sudah Jalan

Putu Resa Kertawedangga • Rabu, 4 Juni 2025 | 23:17 WIB
100 HARI: Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Wabup Bagus Alit Sucipta saat jumpa pers 100 hari kepemimpinan di Banjar Kulibul Kangin, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Senin (2/6).
100 HARI: Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Wabup Bagus Alit Sucipta saat jumpa pers 100 hari kepemimpinan di Banjar Kulibul Kangin, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Senin (2/6).

BALIEXPRESS.ID – Seratus hari masa kepemimpinan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta mulai menunjukkan hasil.

Dalam jumpa pers di Banjar Kulibul Kangin, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Senin (2/6), pasangan pemimpin Badung ini memaparkan sederet pencapaian yang telah diwujudkan, sejalan dengan janji politik mereka kepada masyarakat.

Salah satu program unggulan di bidang sosial adalah pemberian bantuan hari raya keagamaan senilai Rp 2 juta per kepala keluarga (KK).

Bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan daya beli masyarakat menjelang hari besar keagamaan yang kerap diwarnai lonjakan harga.

"Program ini sudah menyasar umat Hindu, Islam, dan Buddha. Ke depan, warga beragama Kristen juga akan segera menerima haknya," jelas Adi Arnawa.

Ia juga mengapresiasi kepemimpinan sebelumnya yang telah mengakomodasi program strategis ini.

Inovasi lain yang mendapat sorotan publik adalah pemberian reward untuk warga yang cepat mengurus akta kematian.

Sistem ini memberikan insentif berbentuk uang tunai sebagai bentuk penghargaan atas ketertiban administrasi.

Program ini telah berjalan dan dinilai sukses mendorong masyarakat untuk tertib administrasi.

Di bidang pendidikan, Pemkab Badung meluncurkan program bimbingan belajar Bahasa Inggris gratis untuk anak-anak sekolah.

Tujuannya, membekali generasi muda dengan keterampilan bahasa asing sebagai modal bersaing di era global, tanpa meninggalkan identitas budaya lokal.

"Bahasa Inggris adalah jendela dunia. Program ini bukan untuk meninggalkan bahasa Bali, melainkan memperkuat daya saing anak-anak Badung di dunia internasional," tegasnya.

Untuk sektor kesehatan, Adi Arnawa memperkenalkan program 'Nak Badung Sehat' yang memberikan tambahan 25 layanan kesehatan di luar cakupan BPJS Kesehatan, termasuk:

“Tak boleh ada alasan lagi warga tak mendapat layanan gratis hanya karena tidak dijamin BPJS,” tegasnya.

Di bidang infrastruktur, Pemkab Badung mengintensifkan program bedah rumah untuk warga kurang mampu. Bupati bahkan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil masyarakat.

Tak hanya itu, solusi jangka panjang untuk kemacetan pun digagas melalui rencana pembangunan Jalan Lingkar Barat di Kuta Selatan serta pengembangan jaringan jalan hingga wilayah Mengwi.

“Jika berjalan sesuai rencana, konstruksi dimulai 2026 dan kami targetkan akhir 2026 kemacetan di Uluwatu dan Petitenget dapat terurai,” paparnya.

Dalam upaya meningkatkan transparansi dan respons layanan publik, Pemkab Badung juga mengaktifkan kanal “Kontak Bupati”.

Melalui kanal ini, masyarakat bisa langsung menyampaikan keluhan atau aspirasi yang kemudian ditindaklanjuti OPD terkait.

“Kanal ini menjadi jembatan komunikasi dua arah yang efektif antara pemerintah dan masyarakat,” ungkapnya.

Dengan capaian yang cukup signifikan di 100 hari pertama, duet Adi Arnawa – Alit Sucipta menunjukkan komitmen untuk membangun Badung secara inklusif, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#bupati #bagus alit sucipta #Janji #politik #wakil #Adi Arnawa #badung